Cikarang

Pasar Tumpah Terancam Ditutup

CIKARANG PUSAT – Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, berencana untuk menutup pasar tumpah yang berada di Jalan RE Martadinata, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, tepatnya di depan pusat perbelanjaan Sentra Grosir Cikarang (SGC).

Hal itu dilakukan, setelah terjadi bentrokan antara anggota Ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Karang Taruna Cikarang Kota, Jumat (17/9) malam. Bentrokan tersebut, dipicu karena perebutan lahan pasar tumpah.

“Kalau memang bentrokan itu akibat perebutan lahan, maka akan kami tutup pasar itu, tidak boleh ada lagi pedagang di situ,” ujar Dani, usai menghadiri Grand Opening Warung NKRI, di Amazone World Jababeka, Rabu (22/9).

Dalam persoalan ini, pria yang juga sebagai Kepala BPBD Jawa Barat ini mengungkapkan, sudah meminta Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan, untuk menyelesaikan kasus bentrokan tersebut.

“Mengenai bentrokan akibat perebutan pasar, sudah saya minta bantuan kapolres,” terang Dani.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Bekasi, Juhandi menyampaikan, pihaknya sebatas mendata ormas saja. Sedangkan untuk kegiatan maupun bimbingan, itu urusan pimpinan ormas masing-masing. Artinya, tidak sampai masuk ke internal. Sehingga, dirinya tidak bisa berkomentar banyak mengenai bentrokan itu.

“Kalau kami (Kebangpol) hanya mendata ormas saja. Mengenai kegiatan, itu kembali ke masing-masing pengurus ormas,” bebernya.

Meski demikian, Juhandi menyarankan, agar tidak ada lagi keributan antara ormas maupun lembaga lain-nya. Terlebih, masih sama-sama orang Kabupaten Bekasi.

“Harapan saya kedepan, bisa dikomunikasikan hal-hal seperti itu. Seharusnya malu, sama-sama orang Bekasi semua ko bentrok,” sesal Juhandi..

Sayangnya, saat dihubungi Radar Bekasi, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan, enggan memberi penjelasan perihal bentrokan tersebut.

Sebelumnya, ratusan anggota ormas PP dan warga Cikarang Kota, terlibat bentrok di lokasi pasar tumpah, Jalan RE Martadinata, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat (17/9) malam. (pra)

Related Articles

Back to top button