Bekasi

Pasien Isoman di Kota Bekasi Tersisa 34 Jiwa


BERIKAN SEMANGAT : Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat mengumumkan pasien Isoman di Kota Bekasi kepada seluruh ASN. ISTIMEWA/RADAR BEKASI.

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN–Kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus menurun, begitu juga dengan pasien Isolasi Mandiri (Isoman). Hingga saat ini, terdapat 34 pasien Isoman yang tersebar di 15 kelurahan di Kota Bekasi.

Ke 15 kelurahan tersebut yakni, Kelurahan Kota Baru (5 pasien), Kelurahan Mustika Jaya (4 pasien), Kelurahan Jatirahayu (4 pasien), Kelurahan Jatikramat (3 pasien), Kelurahan Jatisampurna (3 pasien), Kelurahan Mustikasari (2 pasien), Kelurahan Jatirangga (2 pasien), Kelurahan Kalibaru (1 pasien), Kelurahan Aren Jaya (1 pasien), Kelurahan Bekasi Jaya (1 pasien), Kelurahan bintara jaya (1 pasien), Kelurahan Harapan Jaya (1 pasien), Kelurahan Kayuringin Jaya ( 1 pasien), Kelurahan Marga Mulya (1 pasien) dan Kelurahan pejuang (1 pasien).

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengingatkan kepada kelurahan yang tidak memiliki pasien Isoman, agar tidak jumawa. Semua pihak tetap waspada dengan tidak mengabaikan protocol Kesehatan.”Protokol Kesehatan jangan kendor,”tegasnya.

Dia juga menegaskan pentingnya vaksinasi yang diharuskan untuk warga di wilayah masing-masing. Camat dan Lurah untuk segera mendata para warga yang telah divaksin dan yang belum di vaksin yang harus dikoordinasikan kepada setiap Ketua RW dan RT serta satgas Pamor RW.

Pemerintah Kota Bekasi juga telah meminta setiap pelayanan public untuk menyediakan barcode aplikasi PeduliLindungi. Mulai dari pusat perbelanjaan, hiburan, pemerintahan dan pelayanan public lainnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kerjasama selama masa pencegahan Covid 19, sosialisasi penegakkan protokol kesehatan dan gelaran vaksinasi dalam capaian target herd immunity di Kota Bekasi. Selain itu sinergitas anggota TNI dan Polri di Kota Bekasi yang sudah membantu peran Pemerintah Kota Bekasi untuk masa pandemi ini.

“Semua harus bergerak dan melaporkan mengenai tugas monitoring di wilayah, data vaksinasi bagi warga untuk segera dilaporkan jika ada yang terdata belum vaksin maka lakukan door to door,” tegas Rahmat Effendi. (adv/humas)

Related Articles

Error, no group ID set! Check your syntax!
Back to top button