Partai Islam Bangun Koalisi di Pilkada 2024

Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi, Abdul Kholik
Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi, Abdul Kholik

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah partai Islam di Kabupaten Bekasi berencana akan bergabung membentuk koalisi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 mendatang. Tujuannya,  untuk merebut kekuasaan di Kabupaten Bekasi, guna meningkatkan  kesejahteraan masyarakat, memperbaiki pembangunan, maupun keagamaan.

Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi, Abdul Kholik mengatakan sejarah koalisi partai Islam di Pilkada tahun 2017 lalu sudah terjalin. Dimana, koalisi tersebut dilakukan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang (PBB).  “Koalisi partai Islam di Kabupaten Bekasi sejarahnya di Pilkada kemarin sudah terjalin. Artinya seluruh partai hijau berkoalisi, tinggal PKS dan PAN,” ujarnya kepada Radar Bekasi.


Dia berharap pada Pilkada tahun 2024 mendatang seluruh Partai Islam di Kabupaten Bekasi bisa menjalin koalisi . “Kita mengajak lagi, hayo partai-partai Islam bagaimana di Pilkada kita berkoalisi, berkolaborasi menjadi kekuataan, menjadi bandul kemenangan Pilkada,” ucapnya.

Untuk figur atau sosok yang akan maju menjadi Calon Bupati (Cabup) maupun Calon Wakil Bupati (Cawabup), lanjutnya bisa ditentukan bersama-sama. Tentunya, masing-masing partai bisa mengajukan, tinggal nanti diputuskan bersama-sama. “Kalau tujuannya buat masyarakat, kesejahteraan lahir batin, pembangunan, dan keagamaan, kita pasti sepakat,” ungkapnya.


Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustofa menyambut baik rencana tersebut. Saat ini dirinya baru membicarakan rencana tersebut ke Ketua PPP dan PKB.

“Pengennya si ada nanti kedepan, tapi tadi baru obrolan-obrolan awal. Kedepan mungkin partai-partai kita rangkul bareng-bareng (bersama). Sejauh ini belum ada komunikasi intens mengenai hal tersebut. Baru-baru obrolan-obrolan biasa. Nanti akan kita maksimalkan,” bebernya.

Terpisah, Ketua DPD PAN Kabupaten Bekasi, Daeng Muhammad mengaku belum  mau membahas terkait Pilkada. Untuk sekarang, partainya sedang konsentrasi merapikan struktur sampai tingkat ranting dan rayon di desa, agar perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang bertambah.”Kita fokus menaikan kursi dengan kerja nyata di tengah rakyat. Kalau koalisi ranah DPP,” katanya.

Menurutnya, Pilkada itu masih lama dan politik itu dinamis. Alangkah baiknya kata Daeng, konsen mendorong perubahan perbaikan terhadap tata kelola pemerintahan Kabupaten Bekasi, dan perbaikan kinerja Wakil Rakyat PAN Di DPRD.

“Sangat tidak bijak ketika kondisi rakyat sulit kita bicara pilkada. Sekarang PAN lagi mendorong kader-kader ada di tengah rakyat dan jadi solusi, bukan malah jadi beban rakyat. Kita akan bekerja dengan moto, tidak ada kebaikan yang sia-sia,” tuturnya. (pra)