Medali Emas Diguyur Rp 250 Juta

BERDOA: Atlet peraih medali emas asal Kota Bekasi, Nur Sa’adah berdoa sebelum bertanding di partai final kelas 43 kilogram putri pada PON XX Papua 2021. IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN – Puluhan atlet Kota Bekasi tengah berjuang membawa nama Jawa Barat di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Hingga saat ini, torehan medali sudah disumbangkan atlet Kota

Bekasi untuk Jabar.


 

Sejauh ini sudah tiga medali emas disumbangkan atlet Kota Bekasi. Diantaranya pada cabang olahraga Dayung atas nama Nurmeni dan Ratih pada nomor Kano 2 Putri 500 meter. Medali emas kedua diraih atlet cabor Muaythai oleh Nur Sa’adah kelas 43 kilogram putri.Dan medali emas ketiga juga ditorehkan atlet cabor Muaythai Sandy Moleong kelas 75 kilogram. Sandy  sukses menyabet emas untuk Jabar usai


menaklukan atlet Sulawesi Utara (Sulut), Jhevan Tawaluyan.

 

 

Sebagai bentuk apresiasi perjuangan atlet membawa nama daerah, Pemerintah Kota Bekasi juga menjanjikan bonus Rp 250 juta bagi atlet peraih medali emas PON asal Kota Bekasi. Hal itu sempat diutarakan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi ketika peringatan Haornas di komplek KONI Kota

Bekasi beberapa waktu lalu.

 

”Medali emas Wali Kota menjanjikan Rp 250 juta (untuk atlet PON Kota Bekasi) saat Haornas, medali perak perunggu belum ada pembahasan,”ujar Ketua KONI Kota Bekasi Abdul Rosyad Irwan ketika dihubungi Radar Bekasi, Minggu (3/10).

 

Yan Rasyad sapaan akrabnya yang tengah berada di Papua juga membenarkan sudah tiga medali emas ditorehkan atlet Kota Bekasi di Cabor Dayung dan Muaythai. ”Untuk medali satu lagi diraih atlet Muaythai Sandy Moleong yang malam ini (semalam) bertanding di partai final,”tambahnya.

 

Informasi yang diterima Radar Bekasi untuk medali perak dan perunggu juga banyak ditorehkan atlet Kota Bekasi. Diantaranya untuk medali perak ada di Cabor Judo oleh Tiara Artha G, dan Ardelia. Untuk

Cabor Muaythai medali perak diraih Topan Noviansyah kelas 57 kilogram, Putra Adisty Lolaro kelas 60 kilogram, dan Riyan Rinaldi kelas 67 kilogram. Cabor Judo oleh Tiara Artha G dan Herlina.

 

Medali perak lainnya diraih dari Cabor Sepatu Roda oleh Aiko nomor 15.000 elimination, serta Futsal yang turut diperkuat dua atlet Kota Bekasi, Dewa dan Habibie, Cabor Panjat Tebing oleh Salsabila.

 

Sementara untuk medali perunggu tiga medali diraih  Cabor Cricket, serta Cabor Sepatu Roda atas nama Elvio 10.000 point to point, Radika  di sprint 500 dan 1000 meter, Cabor Dayung atas nama Nurmeni dan Ratih, serta cabor Judo oleh Tiara, Ardelia serta dua perunggu disumbangkan Herlina.

 

Terpisah, Ketua Cabor Muay Thai Kota Bekasi, Ardianto mengaku ada lima atletnya tampil di PON Papua. Raihan medali sementara, satu medali emas dan tiga medali perak berhasil disumbangkan atletnya untuk Jawa Barat.

 

”Yang lolos ikut PON atet kita ada lima. Seharusnya enam tapi ada yang dicoret satu orang,”ujar Anto sapaan akrabnya.

 

Ia juga menegaskan raihan medali atletnya sesuai target. Emas kedua Muaythai semalam berhasil diraih Sandy Moleong.

 

Pihaknya juga mengapresiasi terkait bonus sebesar Rp 250 juta yang dijanjikan Wali Kota Bekasi kepada atlet peraih medali emas PON asal Kota Bekasi.  ”Ya untuk medali emas dijanjikan Rp 250 juta, tapi untuk medali perak dan perunggu kita belum tahu. Kita sangat mengapresiasi adanya bonus itu untuk masa depan atlet,”pungkasnya. (one)