Tanggul Sungai Citarum Mulai Diperbaiki

Illustrasi SUNGAI CITARUM: Foto udara Sungai Citarum yang membentang, di sepanjang pemukiman warga Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (10/11). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, MUARAGEMBONG – Sebanyak sembilan titik tanggul Sungai Citarum yang berada di wilayah Muaragembong, Kabupaten Bekasi, mulai dilakukan perbaikan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Perbaikan itu, karena kondisi sejumlah tanggul sudah kritis, walaupun secara data, ada 18 tanggul Sungai Citarum, yang rawan jebol.


Camat Muaragembong, Lukman Hakim mengatakan, perbaikan sembilan tanggul tanggul Sungai Citarum yang kondisinya sudah kritis ini, sudah berjalan satu minggu. Walaupun, total keseluruhan tanggul yang kritis, ada 18 di Muaragembong. Menurutnya, BBWS memilih sembilan tanggul tersebut, karena kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan.

“Mungkin BBWS melihat,  kondisi sembilan tanggul itu sudah sangat-sangat mengkhawatirkan. Sehingga terpaksa dilakukan perbaikan dalam satu bulan,” ujar Lukman kepada Radar Bekasi, Kamis (2/12).


Ia menambahkan, adanya tanggul lain yang tidak diperbaiki oleh BBWS, untuk sementara ini dilakukan perbaikan menggunakan karung berisi pasir, atas bantuan dari Baznas Kabupaten Bekasi.

“Saya meminta bantuan ke Baznas, dan berhasil mendapat bantuan karung berisi pasir. Dan ini merupakan langkah perbaikan sementara,” ucap Lukman.

Lanjutnya, perbaikan tanggul ini, sebagai upaya selama dua tahun ini, yang kerap menanyakan kepastian dari BBWS, agar tanggul-tanggul Sungai Citarum yang kritis, bisa diperbaiki.

Lukman menjelaskan, perbaikan tanggul yang sifatnya tanggap darurat, menggunakan kayu dolken dan biobek. Sebab, untuk perbaikan tanggul secara permanen, belum juga dilakukan oleh pihak BBWS.

“Alhamdulilah, BBWS akhirnya memperbaiki sejumlah tanggul yang kondisinya membahayakan warga. Targetnya, setelah tanggap darurat ini, rencana dari BBWS Citarum itu ada perbaikan permanen,” terang Lukman. (pra)