APBDP Ditolak, Pelebaran Jalan Serang Baru Molor Lagi

JALAN CIKARANG CIBARUSAH: Sejumlah kendaraan melintasi Jalan Cikarang-Cibarusah, di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Kamis (23/12). Akibat pembebasan lahan yang tertunda, sehingga pelebaran jalan provinsi itu kembali gagal.ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, CIKARANG PUSAT – Pembebasan lahan untuk pelebaran Jalan Cikarang-Cibarusah, di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, kembali molor, karena Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) ditolak.

Sehingga, pelebaran jalan tersebut, kembali molor ke bulan Januari 2022.


“Memang rencananya, dana untuk pembebasan lahan untuk pelebaran jalan itu, masuk dalam APBDP akhir tahun ini. Tapi, APBDP-nya kan ditolak, sehingga masuk di APBD Murni Tahun 2022,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Cecep Nur kepada Radar Bekasi, Kamis (23/12).

Ia menjelaskan, untuk pembebasan lahan, merupakan tanggung jawab dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Sementara untuk pembangunan jalannya, itu menjadi tanggung jawab Pemprov Jawa Barat.


Diakui Cecep, memang ada sejumlah tanah masyarakat yang lahannya harus dibebaskan. Sehingga, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur demi kelancaran akses lalu lintas, tetap dilakukan pembangunan jalan.

“Kan anggarannya sudah ada. Jadi, untuk mempercepat pembangunan, nanti uang pembebasan tanahnya, dititipkan di pengadilan, sehingga tidak menghambat rencana pemerintah untuk melebarkan jalan yang sudah lama dinanti oleh masyarakat Kabupaten Bekasi,” terang Cecep.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Nur Khaidir mengungkapkan, untuk pembebasan lahan memang ada keterlambatan. Namun tetap dilakukan percepatan, sesuai surat edaran Plt Bupati Bekasi tentang percepatan.

“Anggarannya sudah ada Rp 9,5 miliar untuk 15 bidang tanah yang akan dibebaskan. Dan tugas kami tinggal membayarkan kepada masyarakat yang tanahnya kena pelebaran jalan. Setelah itu, baru bisa dibangun oleh Pemprov Jabar,” ucap Khaidir.

Dirinya tidak menjelaskan berapa panjang jalan yang akan dilebarkan.

”Untuk panjangnya, saya kurang mengetahui. Tapi kalau tidak salah, itu ada sepanjang 1 Km lebih,” bebernya. (and)