Cikarang

Pemkab Dinilai Tak Serius Benahi TPA Burangkeng

RADARBEKASI.ID, SETU – Warga Desa Burangkeng yang tergabung dalam Persatuan Pemuda Burangkeng Peduli Lingkungan (Prabu), menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, tidak serius dalam membenahi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Burangkeng, di Setu.

Sebagai langkah untuk menarik perhatian Pemkab Bekasi, mereka akan melakukan aksi tanam pohon di sekitar TPA sampah Burangkeng.

“Rencananya, besok (hari ini, Red) kami melakukan aksi tanam pohon. Tujuannya, agar dapat mengurangi bau sampah, serta menghindari banyaknya lalat ke pemukiman warga sekitar TPA Burangkeng,” ujar Ketua Prabu, Carsa Hamdani kepada Radar Bekasi, Minggu (9/1).

Menurut dia, melalui aksi penanaman pohon tersebut, merupakan kegiatan nyata, sekaligus memberikan edukasi kepada pemerintah.

”Aksi tanam pohon ini, masih kami lakukan secara persuasif. Dan tidak menutup kemungkinan, kami bisa melakukan aksi damai, apabila tidak mendapat perhatian, maka akan mendatangi kantor Pemkab Bekasi,” beber Carsa.

Ia menjelaskan, dalam penanaman pohon itu juga sekaligus memperingati hari pohon sedunia. Adapun pohon yang akan ditanam, diantaranya pohon asem dan pohon palem, serta yang lainnya.

“Intinya, kami ingin membuat zona hijau di TPA Burangkeng, dan ini merupakan inisiasi dari masyarakat, bukan atas inisiatif pemerintah,” terangnya.

Selain kondisi TPA Burangkeng yang sudah tidak memadai untuk menampung sampah masyarakat, lanjut Carsa, pengelolaan sampah juga tidak didukung dengan peralatan teknologi canggih.

”Pengelolaan sampah di TPA Burangkeng ini, sudah bertahun-tahun tidak ada perubahan. Jadi, kami sebagai warga yang terkena dampak pencemaran lingkungannya, membuat kehidupan warga sekitar tidak nyaman. Oleh karena itu, kami (Prabu), menilai Pemkab Bekasi tidak serius menangani TPA Burangkeng,” ucap Carsa.

Bahkan, adanya permohonan untuk perbaikan jalan lingkungan dan perbaikan infrastruktur di dekat TPA Burangkeng, melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), tidak diakomodir.

“Saat ini, kami masyarakat TPA Burangkeng, masih sabar. Namun kami berharap kepada Pemkab Bekasi, untuk memperhatikan warga yang terkena dampak bau sampah dari seluruh sampah yang dibuang ke TPA Burangkeng,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Eman Sulaeman menuturkan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya dengan keterbatasan anggaran yang ada.

“Nanti akan saya lihat dulu, tahun ini ada rencana apa yang didukung Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022, untuk pembenahan TPA Burangkeng. Saya bakal sampaikan informasinya lebih lanjut,” janji Eman saat dihubungi Radar Bekasi, Minggu (9/1). (and)

Related Articles

Error, no group ID set! Check your syntax!
Back to top button