Posko PPDB Kurang Maksimal

BANTU PENDAFTARAN: Panitia PPDB SMPN 28 Kota Bekasi membantu proses pendaftaran calon siswa baru. ISTIMEWA

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Posko pelayanan penerimaan peserta didik baru (PPDB) SD dan SMP Kota Bekasi yang berada di masing-masing sekolah dinilai kurang maksimal. Hal ini harus menjadi perhatian Dinas Pendidikan (Disdik) setempat.


Tahap pendaftaran PPDB SD dan SMP telah ditutup Kamis (7/7) sejak dibuka Senin (4/7). Berdasarkan jadwal, siswa yang lolos seleksi dapat mengetahui hasilnya kemarin.

Namun, Disdik belum bisa menyampaikan hasil siswa yang lolos seleksi karena alasan masih direkap. Pengamat Pendidikan Kota Bekasi Tengku Imam Kobul Mohammad Yahya menuding posko PPDB di sekolah tidak berfungsi dengan baik. Menurutnya, permasalahan para orangtua atau wali siswa baru saat pendaftaran yang disampaikan kepada petugas posko tidak menemui solusi.


“Posko pengaduan yang dibuat oleh masing-masing sekolah itu tidak berfungsi dengan baik, karena kendala yang terjadi tidak bisa dieksekusi langsung. Tidak ada solusi bagi masyarakat yang kebingungan, jadi fungsinya sama aja kayak humas sekolah,” kata Imam kepada Radar Bekasi, Kamis (7/7).

Lebih lanjut dikatakan, fungsi posko PPDB ialah dapat membantu mengeksekusi secara langsung permasalahan yang terjadi di lapangan. Sehingga masyarakat bisa langsung mendapatkan hasil yang pasti dari kendala yang dialami. Namun, faktanya tidak terjadi demikian.

“Posko pengaduan yang lambat membuat proses pelayanan jadi lambat. Contoh untuk kendala yang dialami misalnya, masyarakat masih bingung mencari jalur yang memiliki peluang besar, itu di posko pengaduan masih manya-menye jawabnya. Jadi menurut saya ada nya posko pengaduan masih kurang maksimal,” katanya.

Sekretaris Disdik Kota Bekasi Krisman Irwandi menjelaskan, terkait kurang maksimalnya posko PPDB di sekolah, Disdik selalu menghimbau dan memberikan informasi kepada satuan pendidikan untuk memberikan pelayanan yang maksimal.

“Kami selalu mengingatkan kepada sekolah untuk memberikan pelayanan yang maksimal. Namun apabila masyarakat masih merasa pelayanannya kurang maksimal, bisa menghampiri layanan posko pengaduan Disdik, karena Disdik juga membuka posko pengaduan,” ucapnya.

Kepala SMPN 28 Kota Bekasi Jajang mengatakan, panitia yang bertugas di posko PPDB sudah diarahkan untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Kami selalu mengadakan rapat evaluasi setelah PPDB ditutup, jadi yang menurut kami masih kurang akan kami perbaiki dihari berikutnya dan kami merasa pelayanan yang diberikan sudah cukup maksimal,” pungkasnya. (dew)