Polisi Belum Terima Laporan Penyerangan Suporter Persib

Illustrasi Pembacokan

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dua suporter Persib Bandung di Kabupaten Bekasi, diserang sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) usai menyaksikan pertandingan klub kesayangan mereka, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Senin dini hari (25/7).

Kedua suporter tersebut, diserang dengan menggunakan senjata tajam (sajam), botol, dan juga tongkat stick golf oleh sekelompok orang yang berkonvoi berboncengan menggunakan enam sepeda motor, di Jalan Raya Serang Cibarusah, Pasir Randu, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.


Akibatnya, salah salah satu suporter tim sepakbola asal Jawa Barat itu, mengalami luka bacok serius di bagian kepala dan kaki, akibat sabetan sajam. Dan korban harus mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit.

“Awalnya, saya berdua boncengan sepeda motor, dan banyak anak-anak yang melintas di depan kami, tepatnya di Pasir Randu. Tidak lama kemudian, ada yang teriakin kami itu anak Persib, motor kami dikejar terus ditendang sampai jatuh, kemudian diserang menggunakan sajam dan botol,” ujar salah satu korban penyerangan OTK, Nadi (28), Senin (25/7).


Sementara itu, saksi yang melihat peristiwa tersebut, Fadlun membeberkan, saat kejadian dirinya kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian. Kata dia, ada suporter yang dipepet dan ditendang kendaraannya oleh para suporter The Jakmania, karena memang sebelumnya sempat diteriaki Viking.

“Saat saya melintas di lokasi kejadian, disitu ada suporter yang dipepet dan ditendang kendaraannya oleh suporter The Jakmania, karena dia meneriaki anak Viking nih, anak Viking,” beber Fadlun menirukan.

Sekumpulan suporter ini membawa double stick dan kujang. Kemudian ketika dua orang suporter Persib terjatuh, mereka langsung menyerang dan membacoknya. Akibat kejadian tersebut, kata Fadlun, salah satu korban mengalami luka robek di bagian jidat.

“Dua korban yang mengendarai sepeda motor dan menggunakan syal Persib, diserang oleh oknum The Jakmania sebanyak enam motor. Korban luka robek di jidat,” ucap pria yang juga sebagai petugas Satpol PP Kabupaten Bekasi ini.

Kejadian pengeroyokan itu berhasil dilerari oleh warga sekitar lokasi kejadian. Setelah itu, lanjut Fadlun, dirinya membawa dua suporter Persib Bandung asal Kecamatan Setu, Cigelam itu ke klinik terdekat. Sayangnya, saat dibawa ke klinik, perawat di sana tidak bisa menangani luka robek korban, sampai akhirnya dirujuk ke rumah sakit.

Terpisah, Kapolsek Serang Baru, AKP Somantri membenarkan kejadian tersebut. Keduanya jadi korban penganiayaan ketika hendak pulang dari Stadion Wibawa Mukti, menuju rumahnya.

“Ya betul, ada kejadian itu (pembacokan),” terangnya.

Somantri menceritakan, saat itu keduanya hendak pulang menuju rumahnya melewati Jalan Raya Serang-Cibarusah. Ketika tiba di lokasi, mereka diikuti oleh sekelompok orang yang mengendarai sepeda motor, dan kemudian diteriaki oleh kawanan tersebut, sehingga terjadilah aksi kejar-kejaran antara korban dan pelaku.

Hingga berita ini ditulis, Polsek Serang Baru mengaku, belum menerima laporan dari kedua korban tersebut.

“Kami belum dapat laporan dari korban yang masih menjalani perawatan di rumahnya,” tutup Somantri. (pra)