Profil Irjen Toni Harmanto dan Harta Kekayaannya

Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto.

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Kapolri menunjuk Irjen Pol Toni Harmanto sebagai Kapolda Jawa Timur (Jatim).

Irjen Toni sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel).


Kapolri sendiri membatalkan penunjukkan Teddy Minahasa Putera sebagai Kapolda Jatim setelah terseret kasus penjualan barang bukti narkoba saat menjabat Kapolda Sumatera Barat (Sumbar).

Inilah profil Irjen Toni Harmanto, Kapolda Jatim yang baru:


Alumnus Akpol 1988

Mengutip dari wikipedia.org, Toni Harmanto lahir di Jakarta, 5 Oktober 1965.

Dengan demikian, usia Toni Harmanto saat ini adalah 55 tahun.

Toni Harmanto merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1988.

Artinya Toni Harmanto satu angkatan dengan Irjen Eko Indra Heri, Irjen Nana Sujana, hingga Irjen Rikwanto.

Diketahui, Nana Sujana kini menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara, sedangkan Rikwanto menjadi Kapolda Kalimantan Selatan.

Irjen Toni juga lama berkarier di bagian reserse.

Karir Meroket

Toni Harmanto pernah menduduki sejumlah jabatan penting di Korps Bhayangkara.

Selepas dari Akpol, Toni Harmanto ditugaskan sebagai Kaurbinops Sabhara Polres Serang Polda Jabar.

Ia juga pernah bertugas di Polda Maluku, Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, Polda Jatim, hingga Polda Sumbar.

Irjen Toni juga pernah menjabat sebagai Wakapolda Jatim.

Jabatan terakhirnya sebelum bertugas di Polda Sumsel adalah Kapolda Sumbar sejak 6 Desember 2019 – 25 Agustus 2021.

Berikut jabatan Toni Harmanto:

1—10—1988: Kaurbinops Sabhara Polres Serang Polda Jabar

1—7—1989: Kaur Binops Sat Serse Polres Serang Polda Jabar.

1—3—1992: Kasat Serse Polres Serang Polda Jabar

1—8—1993: Kasat Serse Polres Bogor Polda Jabar

2—8—1994: Kasat Serse Polresta Bogor Polwil Bogor Polda Jabar

1—11—1995: Pama PTIK

16—7—1997: Kapuskodal Ops Polres Maluku Utara Polda Maluku

1—1—1999: Kabag Pamsan Dit Intelpam Polda Maluku

1—4—2000: Kasubbag Binmin Setdit Intelpam Polda Maluku

1—12—2000: Kanit Resmobda Dit Serse Polda Metro Jaya

8—5—2002: Pamen Sespim Dediklat Polri

14—12—2002: Kasat Iv Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya

27—2—2003: Kasat Iv/Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya

19—5—2003: Kasat I/Indag Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya

2—1—2006: Kapolres Tangerang Polda Metro Jaya

2—1—2006: Kapolres Tangerang Polda Metro Jaya (Struktur Polres Persiapan)

9—11—2007: Wadir Reskrimsus Polda Metro Jaya

23—10—2008: Penyidik Utama Tk III Dit I/Kam Dan Trannas Bareskrim Polri

13—2—2009: Kanit I Dit II/Ekonomi Dan Khusus Bareskrim Polri

1—4—2011: Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri

29—7—2011: Pamen Bareskrim Polri (Dlm Rangka Dik Sespimti 2011)

8—11—2011: Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri

26—1—2012: Dirreskrimum Polda Metro Jaya

30—5—2013: Wadirtipidum Bareskrim Polri

5—6—2015: Karojianstra Sops Polri

7—9—2016: Karobinopsnal Bareskrim Polri

9—11—2018: Wakapolda Jatim

27—9—2019: Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri

6—12—2019: Kapolda Sumbar

25—8—2021: Kapolda Sumsel

2. Copot Kapolres OKU

Irjen Pol Toni Harmanto menjadi Kapolda Sumsel menggantikan Irjen Eko Indra Heri yang sebelumnya ramai diberitakan atas kasus sumbangan fiktif Rp 2 triliun dari pengusaha Akidi Tio.

Mutasi tertuang dalam Surat Telegram Kapolri pada 25 Agustus 2021 yang ditandatangani Irjen Pol Wahyu Widada bernomor ST/1701/KEP/VIII/2021.

Nama Irjen Toni Harmanto menjadi sorotan ketika dia mencopot Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur AKBP Dalizon.

AKBP Dalizon dicopot berdasarkan Surat Perintah Kapolda Sumsel Nomor:Sprin/2294/XII/HUJ.6.6./2021 karena dugaan pelanggaran dan kini menjalani pemeriksaan di Divpropam Polri.

Jabatan AKBP Dalizon digantikan sementara (Plt) AKBP Arif Hidayat Ritonga yang sebelumnya menjabat Kabagwassidik Ditreskrimsus Polda Sumsel.

PTDH 23 Oknum Polisi

Selama menjabat sebagai Kapolda Sumbar, Toni Harmanto telah melakukan pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) terhadap 23 oknum polisi sepanjang tahun 2020.

Harta Kekayaan Toni Harmanto

Sebagai seorang perwira polisi, Toni Harmanto wajib melaporkan harta kekayaannya kepada KPK.

Yang oleh KPK, laporan harta kekayaan itu diunggah ke situs elhkpn.kpk.go.id yang bisa diakses masyarakat.

Dari penelusuran Tribunnews.com, Toni Harmanto tercatat sudah tiga kali melaporkan harta kekayaannya.

Terakhir, ia melaporkan harta kekayaannya pada 23 Maret 2021 dengan jumlah Rp 1.180.006.999.

Aset berupa tanah dan bangunan menyumbang sebagian besar kekayaan Toni Harmanto, yaitu sebesar Rp 860 juta yang kesemuanya adalah hasil warisan.

Toni Harmanto juga memiliki dua unit kendaraan senilai Rp 104 juta serta kas dan setara kas Rp 216.006.999.

Berikut daftar harta kekayaan Toni Harmanto dikutip dari elhkpn.kpk.go.id:

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 860.000.000

1. Tanah Seluas 599 m2 di KAB/KOTA KOTA JAKARTA TIMUR, WARISAN Rp 500.000.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 626 m2/626 m2 di KAB/KOTA BOGOR, WARISAN Rp 60.000.000

3. Tanah dan Bangunan Seluas 400 m2/400 m2 di KAB/KOTA BOGOR, WARISAN Rp 300.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 104.000.000

1. MOBIL, TOYOTA COROLLA ALTIS/SEDAN Tahun 2004, HASIL SENDIRI Rp 100.000.000

2. MOTOR, HONDA SUPRA Tahun 2014, HASIL SENDIRI Rp 4.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp —-

D. SURAT BERHARGA Rp —-

E. KAS DAN SETARA KAS Rp 216.006.999

F. HARTA LAINNYA Rp —-

Sub Total Rp 1.180.006.999

HUTANG Rp —-

TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp 1.180.006.999. (Berbagai sumber/rbs)