Kebakaran Tewaskan Seorang Anak Terjebak di Kamar Mandi

PROSES PENDINGINAN: Sejumlah petugas Pemadam Kebakaran Cikarang Barat, melakukan proses pendinginan rumah warga yang hangus terbakar, di Perumahan Tridaya Indah, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (21/11). IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI –¬†Kebakaran hebat yang terjadi di pemukiman padat penduduk menghanguskan tiga rumah dan satu orang anak, Nazwa Nabila (13) meninggal dunia, Senin (21/11).

Peristiwa itu terjadi di Perumahan Tridaya Indah, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.


Menurut keterangan warga sekitar, Joko (38), kejadiannya berawal saat istri pemilik rumah, Nurhadi (49) tengah memperbaiki mesin pompa air, lalu terjadi konsleting listrik hingga menimbulkan percikan api yang menyambar pada tabung gas.

“Pemilik rumah sempat teriak-teriak minta tolong, namun saat keluar, api sudah membesar, dan tidak bisa berbuat banyak,” ujarnya saat dimintai keterangan di lokasi kejadian.


Api yang cepat membesar, membuat pemilik rumah dan warga sekitar tidak sempat menyelamatkan barang-barang. Bahkan, putri pemilik rumah yang berusia 13 tahun tewas akibat terjebak di kamar mandi.

“Kami hanya bisa membantu memadamkan api saja, karena sudah nggak bisa masuk ke dalam rumah, sebab apinya sudah membesar,” tutur Joko.

Sementara itu, Komandan Regu Mako Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Cikarang Barat, Miat Budiawan mengatakan, saat tiba dilokasi, api sudah mulai mengecil, karena sebelumnya warga berupaya untuk memadamkan secara bersama-sama. Sehingga tidak butuh waktu lama proses pemadaman.

Dalam upaya memadamkan api, pihaknya mengerahkan sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran serta 30 personil dari Mako Damkar Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

“Awalnya, rumah yang terbakar satu, tapi merembet ke tetangganya juga. Sehingga totalnya ada tiga rumah, dan satu rumah ini ludes terbakar,” terang Miat.

Dalam peristiwa tersebut, seorang anak perempuan bernama Nazwa Nabila (13) tewas akibat terjebak di kamar mandi, sehingga tidak bisa diselamatkan.

“Meninggal satu orang, karena saat kejadian lagi mandi, nggak bisa keluar dan terjebak di dalam kamar mandi,” ucapnya.

Dirinya menduga, korban diduga meninggal akibat kehabisan oksigen lantaran banyak menghirup asap. Sehingga tidak mampu menyelamatkan diri. Karena dari hasil visum yang dilakukan di lokasi, tubuh korban hanya mengalami sedikit luka bakar.

Di lokasi kejadian, Kapolsek Tambun Selatan, AKP Rusnawati menjelaskan, rumah yang terbakar dihuni oleh empat orang, termasuk salah satunya korban bernama Nazwa Nabila, yang merupakan pelajar kelas 2 SMP.

Sebelumya, orang tua korban berusaha untuk mengeluarkan putrinya yang masih berada di dalam kamar mandi. Namun, karena api semakin membesar, tidak berhasil diselamatkan.

“Setelah cek dan olah TKP, diketahui korban ditemukan meninggal dunia di kamar mandi, diduga terlalu banyak menghirup asap,” bebernya.

Saat ini, jasad Nazwa Nabila langsung disemayamkan di rumah kerabatnya, untuk langsung dimakamkan oleh keluarga.

Penyebab pasti awal api serta kerugian akibat peristiwa tersebut, masih dalam penyelidikan Polsek Tambun dan Polres Metro Bekasi. (pra)