Satu Korban Keracunan Bantargebang Dipindah ke RS Polri Kramat Jati

Kepolisian Polda Metro Jaya saat melakukan olah TKP ulang di lokasi keracunan sekeluarga di Ciketingudik, Bantargebang, Kota Bekasi, Senin (16/1/2023). Foto Raiza Septianto-Radarbekasi.id

RADARBEKASI.ID, BANTARGEBANG – Salah satu korban diduga keracunan di Ciketingudik, Bantargebang yang masih dalam perawatan dipindahkan dari RSUD Bantargebang ke RS Polri Kramat Jati.

Korban yang perawataannya dipindah dari RSUD Bantargebang ke RS Polri Kramat Jati itu adalah MDS, adik ipar AM. AM sendiri dinyatakan sudah meninggal beberapa jam setelah kejadian, Kamis (12/1/2023).


Sebelumnya MDS bersama NR, anak AM diketahui kondisinya membaik di RSUD Bantargebang pada Sabtu (14/1/2023).

BACA JUGA: Cerita Warga Soal Pria Pengontrak Rumah Korban Keracunan di Bantargebang


Humas Rumah Sakit Umum Daerah Bantargebang Sandi Romadoni membenarkan pemindahan MDS dari ruang perawatan di RSUD Bantargebang ke RS Polri Kramat Jati.

Sandi mengatakan pemindahan korban MDS ke RS Polri Kramat Jati, kata Sandi, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

“Iya benar  dipindah, untuk penyelidikan lebib lanjut,” katanya.

Sandi menambahkan, kondisi kesehatan untuk korban NR saat ini masih di RSUD Bantargebang. “Iya masih di RSUD,” singkatnya saat dihubungi wartawan, Selasa (17/1/2023).

Sebelumnya, Senin (16/1/2023), Puslabfor Mabes Polri bersama Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ulang di lokasi kejadian tewasnya satu keluarga di Ciketingudik, Bantargebang, Kota Bekasi.

BACA JUGA: Keracunan Sekeluarga di Bantargebang, Dinas Kesehatan Bilang Ini Soal Jenis Racun

Pantauan di lokasi, Senin (16/1/2023) kemarin, sebanyak 10 petugas kepolisian dari Puslabfor Mabes Polri dan Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota tiba pukul 16.09 WIB untuk melakukan olah tindak kejadian perkara (TKP).

Ada beberapa sampel yang dikeluarkan saat olah TKP, di antaranya gelas dan kaca berukuran besar.

Petugas selesai melakukan olah TKP pukul 17.30 WIB, sambil membawa 3 hingga 4 sampel yang dibungkus berwarna coklat.

BACA JUGA: 5 Orang Sekeluarga Terkapar di Bantargebang Diduga Keracunan

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga mengatakan melakukan olah TKP ulang di lokasi kejadian

“kita mencoba mengambil beberapa sampel,sekitar 3 atau 4 sampel, untuk mendapatkan apa saja yang ada di TKP ini,” jelasnya. (rez)