Berita Bekasi Nomor Satu

MGMP Bahasa Sunda SMP Kabupaten Bekasi Dukung Revitalisasi Bahasa Daerah

Ketua MGMP Bahasa Sunda SMP Kabupaten Bekasi Rosmana Hadi

RADARBEKASI.ID, BEKASIMusyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Sunda SMP Kabupaten Bekasi mendukung program Revitalisasi Bahasa Daerah yang dicanangkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Ketua MGMP Bahasa Sunda SMP Kabupaten Bekasi Rosmana Hadi mengungkapkan, pihaknya bekerjasama dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) Bahasa Sunda SMP Kabupaten Bekasi dalam mendukung program Revitalisasi Bahasa Daerah.

Guna mensukseskan program ini, ujar dia, dibutuhkan  pendidikan dan pelatihan bagi guru SD dan SMP agar memiliki kompetensi materi kebahasasundaan yang mampu diimplementasikan di sekolah masing-masing.

Dengan demikian, guru dapat meningkatkan daya tarik siswa yang memiliki minat dan bakat dalam kesenian dan kesusastraan Sunda.

“Jika guru memiliki kompetensi materi kebahasasundaan, mereka akan lebih mudah menjaring siswa yang memiliki bakat dalam kesenian berbahasa,” ucap Hadi-sapaan akrabnya kepada Radar Bekasi, Jumat (17/2).

BACA JUGA: Keturunan Makassar Fasih Berbahasa Sunda

Jika hal tersebut dapat dilakukan, lanjut dia, maka akan semakin banyak generasi muda yang mau menggunakan Bahasa Sunda.

“Sehingga Bahasa Sunda benar-benar dapat dikenal dan dipakai oleh masyarakatnya sendiri,” jelas pria berusia 53 tahun ini.

Salah satu program yang sudah dijalankan oleh MGMP Bahasa Sunda SMP Kabupaten Bekasi yakni Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). Dalam FTBI diadakan beberapa perlombaan. Diantaranya  Baca Sajak, Carita Pondok, Biantara (Pidato), Dongeng, Nembang Pupuh, dan Ngabodor Sorangan ( Stand Up Comedy).

“Beberapa perlombaan ini akan memacu siswa untuk paham dan mengerti bahasa Sunda, sehingga kami putuskan kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin yang akan dilaksanakan setiap tahun, untuk mendorong Revitalisasi Bahasa Daerah,” pungkasnya. (dew)

Rutin Olahraga Pernapasan

Sejak beberapa tahun, guru di SMPN 1 Setu ini  rutin mengikuti olahraga pernafasan Maju Sehat Bersama (Mahatma).

“Sejak 2003 sampai sekarang,” ucap Hadi.

Baginya, aktif berolahraga merupakan salah satu bentuk ikhtiarnya dalam menjaga kesehatan tubuh agar lebih sehat dalam melakukan berbagai aktivitas. Menurutnya, olahraga penting dilakukan sebagai tenaga pengajar.

“Memiliki tubuh yang sehat tentu dapat menunjang kegiatan kita dalam bekerja, apalagi sebagai seorang pendidik banyak waktu yang harus saya jalani,” katanya.

Olahraga pernafasan rutin dijalankan bersama dengan beberapa temannya setiap hari libur. Ia berharap, kegiatan ini dapat terus dilakukannya secara rutin.

“Saya berharap bisa terus jalani hobi olahraga ini, karena saya masih ingin beraktivitas dengan tubuh yang sehat,” pungkasnya. (dew)

BIODATA

Rosmana Hadi

Lahir: Bandung, 23 Maret 1970

Pendidikan:

– SDN Balonggede 49 Bandung (1983)

– SMPN 10 Bandung (1986)

– SMAN 7 Bandung (1989)

– S1 Pendidikan Bahasa Daerah IKIP Bandung (1995)

 

CATATAN

Redaksi telah mengubah judul pada berita ini.

 

 

 

Solverwp- WordPress Theme and Plugin