RADARBEKASI.ID, NEW YORK – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Rabu waktu setempat meminta kekerasan yang kian memanas dan menghilangkan nyawa warga sipil di Jalur Gaza, termasuk anak-anak dan perempuan agar segera dihentikan.
Guterres menyebut korban jiwa pada kalangan sipil sebagai hal yang tak bisa ditoleransi lagi. Dalam “keprihatinan yang mendalam”, Guterres mengikuti perkembangan terkini di Jalur Gaza, eskalasinya dan risiko jatuh korban jiwa yang lebih besar lagi, kata wakil juru bicara PBB Farhan Haq.
BACA JUGA: Tentara Israel Serbu Masjid Al Aqsa, Raja Malaysia Mengutuk Keras
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, paling sedikit 21 warga Palestina tewas dan 64 orang lainnya terluka akibat serangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza.
“Israel wajib mematuhi kewajiban mereka yang tercantum dalam hukum kemanusiaan internasional, termasuk harus menggunakan kekuatan secara proporsional dan mengambil segala langkah pencegahan yang perlu guna menyelamatkan warga sipil dan objek sipil ketika melancarkan operasi militer,” kata Haq.
“Sekjen PBB juga mengutuk peluncuran secara acak roket dari Gaza ke Israel, yang melanggar hukum kemanusiaan internasional dan sekaligus membahayakan warga sipil baik dari pihak Palestina maupun Israel.”
BACA JUGA: Pasukan Israel Tembakkan Gas Air Mata ke Stadion Palestina
Guterres mendesak semua pihak agar sedapat mungkin menahan diri dan berusaha keras untuk segera menghentikan permusuhan.
Militer Israel mengatakan serangan udara itu adalah bagian dari Operasi Shield and Arrow yang dilancarkannya. (jpnn)
Sekjen PBB: Tindakan Israel Tak Bisa Ditolerir Lagi
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

RADARBEKASI.ID, TEHERAN – Upaya diplomasi Iran kembali bergerak di tengah konflik yang belum sepenuhnya mereda…

RADARBEKASI.ID, WASHINGTON – Biaya perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran ditaksir mencapai 61 miliar USD…

RADARBEKASI.ID, PERAK – Sebuah insiden tragis mengguncang Malaysia setelah dua helikopter Angkatan Laut bertabrakan di…

RADARBEKASI.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjukkan sikap arogan dan defensif saat…

RADARBEKASI.ID, TEHERAN – Ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) masih tinggi dengan yang terbaru,…






