Berita Bekasi Nomor Satu

914 Personel Gabungan Siaga Operasi Ketupat Jaya 2024 di Kota Bekasi

APEL: Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad saat gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya 2024 di halaman Polres Metro Bekasi Kota, kemarin.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Tak kurang dari 914 personel gabungan TNI, Polri, Dishub, Satpol PP dan unsur-unsur terkait lainnya di Kota Bekasi bakal bersiaga dalam melaksanakan Operasi Ketupat Jaya 2024.

Sebagai tanda dimulainya program pengamanan selama masa lebaran ini, kemarin, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar apel di Halaman Kantor Polres Metro Bekasi Kota.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin Pj Wali Kota Bekasi Gani Muhamad yang didampingi oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Dani Hamdani dan Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Rico Ricardo.

Gani menyampaikan kegiatan tersebut dalam rangka pengamanan arus berangkat dan arus balik mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh personil ini dalam keadaan siap begitupun sarana dan prasarana pendukung, supaya arus mudik dan arus balik ini dirasakan oleh masyarakat aman tertib lancar,” ucap Gani.

Dalam operasi Ketupat Jaya kali ini, imbuh Gani, secara nasional telah menyiapkan 5.784 pos, yang terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan dan 480 pos terpadu.

Posisi pos ini untuk meningkatkan pelayanan dan pengamanan pada jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian.

“Berikan jaminan keamanan lalu lintas kepada masyarakat, periksa kesiapan infrastruktur dan moda transportasi yang akan digunakan masyarakat,” ucap dia.

BACA JUGA: Sembilan Pos Pelayanan Mudik Disiapkan di Kabupaten Bekasi

“Antisipasi faktor-faktor potensi kerawanan dan sumbatan di jalan raya, terapkan rekayasa lalu lintas secara terukur dan apabila masyarakat merasa khawatir, berikan edukasi dan keamanan kepada mereka agar tetap nyaman selama perjalanan,” kata dia lagi.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Dani Hamdani menuturkan akan ada lima Pos pengamanan (Pospam) dan dua Pos Pelayanan (Posyan) di Kota Bekasi.

“Petugasnya masing-masing pos dari kepolisiannya ada 13, dibantu dengan dari TNI, dari dinas, dishub ada juga mitra dari saka Bhayangkara semua ada di situ,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan, masing-masing Pospam akan mengamankan jalur arteri, yaitu arah Medan Satria ke Kabupaten Bekasi, Kalimalang ke arah Kabupaten Bekasi, Petugas juga akan disiagakan untuk mengatasi kemacetan.

Untuk rekayasa arus lalulintas akan dilakukan jika terjadi kemacetan petugas akan dilakukan koordinasi dengan instansi terkait.

“Kami koordinasikan dengan Dinas Perhubungan apakah kemudian itu Contraflow ataupun misalkan itu prioritas itu yang akan dikomunikasikan sesuai dengan kepadatan lalulintas yang ada di jalan nantinya,” pungkasnya. (rez)