RADARBEKASI.ID, BEKASI – Keterbatasan ekonomi nyaris memutus masa depan seorang anak di Jatiasih. Terkendala tunggakan biaya saat hendak masuk ke sekolah baru, siswa tersebut sempat terancam gagal melanjutkan pendidikan sebelum akhirnya mendapat bantuan dari pemerintah kecamatan.
Laporan warga yang masuk langsung direspons cepat Camat Jatiasih, Dian Herdiana. Tanpa menunggu lama, Dian turun langsung menangani persoalan tersebut hingga hambatan administrasi berhasil diselesaikan.
Hasilnya, anak itu kini kembali memiliki kesempatan melanjutkan sekolah dan mengejar cita-citanya.
“Pendidikan bukan sekadar kebutuhan, tapi hak setiap anak,” ujar Dian Herdiana, Minggu (17/5).
Menurutnya, kasus serupa tidak boleh kembali terjadi di wilayah Jatiasih. Pemerintah kecamatan akan menyisir anak-anak dari keluarga kurang mampu yang berpotensi mengalami kendala pendidikan akibat faktor ekonomi.
“Tidak boleh ada mimpi yang berhenti hanya karena keterbatasan biaya. Tidak boleh ada masa depan yang tertunda,” tegasnya.
Dian menilai, langkah cepat yang dilakukan merupakan bentuk pelayanan pemerintah yang hadir langsung di tengah masyarakat, bukan sekadar menerima laporan tanpa solusi nyata.
“Kami akan terus mengupayakan agar anak-anak di Kota Bekasi mendapatkan hak pendidikan yang layak. Khususnya di Jatiasih, jangan sampai ada anak putus sekolah karena persoalan biaya,” tandasnya.(pay)











