Berita Bekasi Nomor Satu

Gedung Perpustakaan Kota Bekasi Masuk Tahap Penyesuaian Desain

TAHAP PEMBANGUNAN : Pekerja menyelesaikan rehabilitasi Gedung Perpustakaan Kota Bekasi di Jalan Jenderal Sudirman, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (12/7). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi melakukan penyesuaian desain gedung perpustakaan daerah yang saat ini tengah dibangun di Jalan Jenderal Sudirman. Bangunan tersebut dirancang dengan konsep modern, tidak hanya sebagai pusat literasi, tetapi juga ruang kreatif berbasis teknologi.

Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, mengatakan penyesuaian desain dilakukan berdasarkan arahan Wali Kota Bekasi agar fungsi gedung lebih optimal tanpa melampaui anggaran yang telah disiapkan.

“Ada beberapa design yang kita sesuaikan, sesuai dengan petunjuk pak wali kota, posisi sekarang sedang proses mudah-mudahan bisa kita sesuaikan dengan RAB yang ada,” kata Subroto.

Menurutnya, salah satu perubahan yang akan diakomodasi ialah penyediaan working space sebagai fasilitas penunjang bagi masyarakat, sehingga perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang untuk belajar, berdiskusi, dan berkreasi.

BACA JUGA: Pemkot Bekasi Bangun Perpustakaan Modern, Desain akan Diubah Lebih Humanis

Lebih lanjut, Widayat menyebut ada beberapa catatan terkait dengan konsep gedung perpustakaan tersebut, salah satunya gedung akan dilengkapi dengan Working Space.

Pembangunan gedung perpustakaan dilakukan secara bertahap dan diperkirakan rampung dalam waktu sekitar tiga tahun. Meski demikian, bangunan yang dikerjakan pada tahap pertama ditargetkan sudah dapat difungsikan pada 2027.

“Kita berharap 2027 itu sudah bisa dipakai untuk gedung yang sekarang ini, tinggal tambahannya nanti menyusul,” ucapnya.

Sebelumnya Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa perpustakaan daerah yang saat ini dibangun akan dikembangkan menjadi pusat literasi sekaligus ruang kreatif berbasis digital. Desain gedung masih akan disesuaikan, lebih humanis dan mengakomodasi berbagai masukan masyarakat. (sur)