RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, menegaskan kepala sekolah yang baru mendapat amanah harus aktif meningkatkan mutu pendidikan. Langkah itu penting untuk mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.
Menurut Imam, tugas kepala sekolah tidak hanya berkaitan dengan urusan administratif. Kepala sekolah harus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.
“Kepala sekolah harus peka terhadap mutu pendidikan anak, kualitas kinerja guru, dan fasilitas pendidikan,” kata Imam.
Ia juga meminta kepala sekolah memperhatikan kondisi ruang kelas dan sarana prasarana. Kerusakan ringan, seperti pada meja, kursi, plafon, maupun fasilitas lainnya, diminta segera ditangani tanpa menunggu kondisinya semakin parah.
“Para kepala sekolah juga dapat memperhatikan ruang kelas dan fasilitas pendidikan. Apabila rusak sedikit langsung diperbaiki menggunakan dana BOS,” ujarnya.
Menurut Imam, kepekaan terhadap lingkungan belajar turut menentukan kenyamanan siswa selama mengikuti proses pembelajaran. Ruang kelas yang bersih, aman, dan layak dapat mendukung konsentrasi serta semangat belajar siswa.
Ia merangkum tiga aspek yang harus menjadi perhatian kepala sekolah baru, yakni mutu pendidikan anak, kualitas kinerja guru, dan fasilitas pendidikan.
Mutu pendidikan mencakup upaya memastikan proses pembelajaran berjalan efektif dan capaian belajar siswa meningkat. Sementara dari sisi kinerja guru, kepala sekolah perlu mendorong tenaga pendidik terus berinovasi, disiplin, dan meningkatkan kompetensi.
Adapun fasilitas pendidikan harus dijaga dan dirawat agar tetap layak serta aman digunakan. Dengan perhatian pada tiga aspek tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi berharap kepemimpinan kepala sekolah baru mampu membawa perubahan positif bagi sekolah dan peserta didik. (and)











