Berita Bekasi Nomor Satu

UMKM Teluk Buyung Butuh Dukungan, Bang Kamil Dorong Perda Ekonomi Kreatif

Anggota DPRD Kota Bekasi, Muhammad Kamil Syaikhu

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengembangan ekonomi kreatif menjadi aspirasi utama yang disampaikan warga dalam Reses II Anggota DPRD Kota Bekasi Muhammad Kamil Syaikhu atau yang akrab disapa Bang Kamil, di RT 002 RW 001, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara.

Tidak sekadar meminta bantuan modal, warga dan pelaku UMKM Pasar Teluk Buyung berharap Pemerintah Kota Bekasi menghadirkan kebijakan yang mampu membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Mereka menginginkan dukungan mulai dari promosi, peningkatan kualitas produk, penguatan merek, hingga akses pembiayaan yang lebih mudah agar UMKM mampu bersaing dan berkembang.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bang Kamil menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang membutuhkan perhatian serius. Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya menyediakan ruang berjualan, tetapi juga harus menciptakan ekosistem yang membuat pelaku usaha mampu naik kelas.

“Pemerintah harus hadir membantu UMKM Teluk Buyung, mulai dari promosi, peningkatan kualitas produk, penguatan branding hingga akses permodalan. Jangan sampai para pelaku UMKM berjuang sendirian,” ujar Bang Kamil.

Selain persoalan UMKM, warga juga mengusulkan lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Ekonomi Kreatif sebagai dasar hukum bagi Pemerintah Kota Bekasi dalam mengembangkan sektor ekonomi berbasis kreativitas. Bang Kamil menilai gagasan tersebut layak diperjuangkan karena Bekasi memiliki potensi besar dengan banyaknya komunitas kreatif, pelaku UMKM, dan generasi muda yang produktif.

“Usulan Perda Ekonomi Kreatif sangat menarik untuk dikaji. Kota Bekasi memiliki modal besar berupa anak muda, komunitas kreatif, dan pelaku UMKM. Yang dibutuhkan sekarang adalah kebijakan yang mampu menyatukan seluruh potensi itu menjadi kekuatan ekonomi baru,” katanya.

Bang Kamil juga mendorong penataan kawasan Pasar Teluk Buyung agar berkembang menjadi pusat kuliner, ekonomi kreatif, sekaligus ruang berkumpul generasi muda. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki peluang besar menjadi ikon baru Kota Bekasi apabila didukung dengan penataan kawasan, festival kuliner, pertunjukan seni, ruang komunitas, serta promosi digital yang berkelanjutan.

“Kita ingin Teluk Buyung memiliki daya tarik seperti kawasan kreatif yang ramai dikunjungi anak muda. Bukan meniru tempat lain, tetapi menghadirkan identitas khas Bekasi yang mampu menggerakkan UMKM, membuka lapangan kerja, dan menghidupkan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Ia memastikan seluruh aspirasi warga akan dikawal melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD. Menurut Bang Kamil, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci agar Teluk Buyung tumbuh sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif baru yang mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga Kota Bekasi.(adv/*)