Berita Bekasi Nomor Satu

Siswa SDN Sukajadi 03 Belajar di Tengah Ancaman Dinding Ambruk

SDN SUKAJADI 03: Siswa kelas VI belajar di kelas yang dindingnya jebol di SDN Sukajadi 03, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Rabu (23/9). FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Siswa kelas VI SDN Sukajadi 03, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, mengikuti kegiatan belajar mengajar di tengah ancaman keselamatan. Ruang kelas yang mereka tempati mengalami kerusakan. Dindingnya jebol dan lapuk.

Aldi, satu dari 27 siswa kelas VI SDN Sukajadi 03, mengaku khawatir belajar di ruang kelas tersebut. Selain kondisi bangunan yang rusak, dia juga mengeluhkan kemunculan kecoa dan tikus.

“Takut batu-batunya jatuh. Banyak binatang tikus sama kecoa pada masuk. Di lemari buku banyak banget kecoa sama tikus,” ungkap Aldi saat jam istirahat, Rabu (23/9/2026).

Aldi juga mengenang insiden yang sempat terjadi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Ketika itu, jendela ruang kelas dalam kondisi miring dan nyaris jatuh.

“Waktu itu lagi belajar terus jendelanya miring mau jatoh sama anak-anak dipegangin. Akhirnya sama guru ditaro di bawah, dicopotin,” katanya.

Keresahan serupa dirasakan teman sekelasnya, Silvia Destasari (12), yang akrab dipanggil Cici. Menurutnya, kondisi tembok kelas yang bolong membuat kegiatan belajar terganggu, terutama ketika hujan.

“Enaknya seperti ada AC alam, tetapi enggak enaknya debu dari luar masuk. Kalau hujan, airnya tampias dan masuk ke dalam kelas. Tapi tetap belajar,” kata Cici.

Ancaman keselamatan yang dirasakan para siswa dibenarkan mantan Guru Olahraga SDN Sukajadi 03, Iyus Rustandi (60). Ia mengabdi di sekolah tersebut sejak 2005 hingga pensiun pada 2025. Kini, Iyus juga menjadi wali murid karena cucunya duduk di kelas III sekolah tersebut.

Ia menyebut terdapat 167 siswa yang terbagi dalam enam rombongan belajar. Menurutnya, keruntuhan dinding terjadi secara bertahap, baik saat kegiatan belajar maupun ketika sekolah libur. Kondisi itu diduga dipengaruhi getaran atau angin kencang.

BACA JUGA: SDN Sukajadi 03 Memprihatinkan, Rehab Total 2027

Dulu, Iyus sempat memasang penopang bambu darurat untuk menahan struktur dinding. Namun, penopang tersebut kini sudah tidak ada.

“Kalau musim hujan, apalagi hujan disertai angin, itu yang paling ditakutkan. Saya sering menanyakan mudah-mudahan pembangunan segera dilakukan. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Iyus.

Sementara itu, penjaga sekolah SDN Sukajadi 03, Tabroni, mengungkapkan kerusakan terparah terjadi di ruang kelas VI yang dibangun sekitar 1992. Selain tiga ruang kelas, terdapat satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan dua toilet yang tidak bisa digunakan karena mengalami keruntuhan.

“Rusak sejak tiga tahun lalu yang tembok runtuhnya. Awalnya sedikit dikit, namanya bangunan kena ujan panas,” katanya.

Kondisi jendela ruang kelas juga mengkhawatirkan. Kaca jendela sengaja dilepas dan diletakkan di bawah untuk menghindari risiko ambruk menimpa siswa.

“Ini kaca jendela juga sengaja ditaruh bawah takut ambruk kena anak-anak. Ruangan ini masih dipakai buat belajar kelas enam,” sambungnya.
Bisa dibuat lebih ringkas dan alurnya lebih jelas:

Sebelumnya diberitakan, Disdik Kabupaten Bekasi memastikan SDN Sukajadi 03 akan direhabilitasi total. Pembangunan semula direncanakan masuk APBD Perubahan 2026, namun karena keterbatasan waktu, pelaksanaannya digeser ke 2027. (ris)