RADARBEKASI.ID, BEKASI – Aspirasi masyarakat Kota Bekasi terus berkembang. Jika sebelumnya pembangunan jalan lingkungan dan drainase menjadi kebutuhan utama, kini warga juga menginginkan program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat ekonomi keluarga.
Perubahan tersebut mengemuka dalam Reses II Tahun 2026 Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, H. Bambang Purwanto, di RW 012, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.
Dalam dialog bersama warga, Bambang menerima berbagai masukan yang tidak lagi hanya berfokus pada pembangunan fisik. Masyarakat juga mengusulkan pelatihan keterampilan bagi remaja dan kaum perempuan agar memiliki bekal untuk bekerja maupun berwirausaha.
“Alhamdulillah, reses kali ini tidak hanya membahas jalan lingkungan dan drainase. Warga juga mengusulkan program pelatihan bagi remaja serta ibu-ibu. Ini menjadi sinyal positif bahwa masyarakat ingin meningkatkan kapasitas diri dan lebih mandiri secara ekonomi,” ujar Bambang.
Menurutnya, pembangunan fisik tetap menjadi perhatian Pemerintah Kota Bekasi. Namun, arah kebijakan pembangunan pada Tahun Anggaran 2027 diperkirakan akan lebih difokuskan pada penyelesaian infrastruktur strategis, seperti peningkatan jalan protokol dan sistem drainase berskala makro, sesuai prioritas pembangunan daerah.
Selain menyerap aspirasi, Bambang juga menjawab kekhawatiran warga terkait akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan. Ia memastikan Pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan mekanisme perlindungan bagi warga yang mengalami kondisi darurat medis.
“Saat ini cakupan BPJS Kesehatan di Kota Bekasi sudah sangat tinggi. Bagi warga yang belum terdaftar dan mengalami kondisi darurat di rumah sakit, pemerintah akan memfasilitasi pembuatan BPJS Kesehatan PBI sehingga biaya iurannya ditanggung pemerintah daerah,” jelasnya.
Bambang menilai pembangunan yang berkelanjutan tidak cukup hanya menghadirkan infrastruktur yang baik, tetapi juga harus diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, aspirasi mengenai pelatihan keterampilan akan menjadi perhatian untuk diperjuangkan bersama pemerintah daerah.
“Kami ingin pembangunan di Kota Bekasi berjalan seimbang. Infrastruktur harus terus ditingkatkan, tetapi masyarakat juga perlu dibekali keterampilan agar semakin produktif, mandiri, dan memiliki daya saing. Itulah yang akan terus kami perjuangkan melalui fungsi DPRD,” tegasnya.(adv/*)











