RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Nama Ruben Onsu kembali menjadi sorotan publik setelah beredar kabar di media sosial yang menyebut dirinya mengidap HIV. Isu tersebut mencuat usai mantan istrinya, Sarwendah, memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya. Sejak saat itu, berbagai spekulasi bermunculan dan menjadi bahan perbincangan warganet.
Menanggapi kabar yang terus beredar, Ruben akhirnya buka suara. Melalui unggahan di akun TikTok miliknya, presenter sekaligus pengusaha itu dengan tegas membantah tudingan tersebut. Ia mengaku heran mengapa isu yang menurutnya sudah lama berlalu kembali diangkat ke permukaan.
“Suka amnesia manusia itu, suka amnesia. Astagfirullahaladzim, astagfirullahaladzim. Suka pura-pura lupa aja,” ujar Ruben.
Ruben menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak memiliki dasar yang jelas. Ia bahkan menyinggung kehidupan pribadinya sebagai bentuk penegasan bahwa narasi yang beredar dinilainya tidak masuk akal.
“HIV, HIV, Lah itu (nama anak) lahir dari mana?” ucapnya.
Tak hanya membantah, Ruben juga melontarkan sindiran kepada pihak yang diduga pertama kali menyebarkan isu tersebut. Dengan nada kesal, ia bahkan mengatakan tidak keberatan mengungkapkan secara gamblang kehidupan rumah tangganya bersama Sarwendah untuk membantah tuduhan yang beredar.
Baca Juga: Tujukkan Bukti CCTV, Pengakuan Sarwendah Soal Dugaan Perselingkuhan Ruben Onsu Jadi Sorotan
“Mau gue kasih tahu titik-titik rumah gue nggak berhubungan di mana?” kata Ruben.
Dalam pernyataan yang sama, Ruben menduga ada tujuan tertentu di balik kembali mencuatnya isu tersebut. Ia menilai tidak menutup kemungkinan kabar tersebut sengaja dimunculkan demi menarik perhatian publik atau menciptakan sensasi.
“Demi mencuri perhatian si laki kali ya dia begitu ya? Gue nggak ngerti dah,” ungkapnya.
Sementara itu, hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah masih terus menjadi perhatian masyarakat. Berbagai perkembangan mengenai persoalan keduanya kerap menjadi sorotan publik dan memunculkan beragam tanggapan di media sosial.
Di tengah situasi tersebut, banyak pihak berharap setiap proses yang sedang dijalani dapat diselesaikan secara baik-baik dengan tetap mengedepankan kepentingan serta masa depan anak-anak mereka.











