RADARBEKASI.ID,BEKASI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi belum bisa memastikan kapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) bakal digelar.
Sampai saat ini, pengurus partai berlambang pohon beringin di Kota Patriot itu sedang tahap persiapan mengingat masih banyak pertimbangan dari segi waktu dan lainnya.
Mengingat, untuk waktu pelaksanaan Musda akan ditentukan oleh masing-masing kabupaten/kota, seperti yang sudah berlangsung di Kabupaten Bekasi.
“Kami sedang mempersiapkan untuk itu (Musda). Untuk waktunya kita belum bisa menentukan, tapi yang jelas akan dilakukan karena kita menjalani perintah organisasi, yang memang harus ada pelaksanaan Musda setiap lima tahun sekali,” ujar Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Uri Huryati, kepada Radar Bekasi, Minggu (30/8/26).
Sejauh ini, dirinya mengaku, koordinasi di internal sudah dilakukan untuk pembentukan kepanitiaan hingga pelaksanaan Musda.
“Harus disesuaikan waktu yang tepat kapan, kesiapan dari keseluruhan kader, terutama kepanitiaan nanti. Yang pasti itu sedang dipersiapkan untuk segala sesuatunya, tidak semua harus mendadak. Nanti kalau sudah terbentuk semuanya baru akan ditentukan hari dan waktunya,” katanya.
Mantan Anggota DPRD Kota Bekasi itu mengatakan, Musda harus dilaksanakan oleh 27 kabupaten/kota sebelum bulan Desember 2026. Sementara untuk waktu pelaksanaan, kata Uri, kabupaten/kota yang menentukannya.
“Jadi sebelum akhir tahun ini harus sudah selesai semua 27 kabupaten/kota. Untuk waktunya tergantung kesiapan dari masing-masing kota/kabupaten, nanti mereka mengajukan,” katanya.
Saat disinggung perihal kemungkinan kandidat calon ketua yang akan mendaftar, dirinya enggan mengira-ngira. Uri menegaskan, semua kader mempunyai hak mendaftarkan diri sebagai calon ketua ketika sudah dibuka pendaftaran.
“Nanti kalau sudah dibuka baru ketahuan siapa saja yang mendaftar, kalau sekarang mungkin baru ancang-ancang. Saya belum tahu banyak tidaknya yang mau mendaftar, kita tunggu saja sampai dengan nanti dibukanya pendaftaran,” ungkapnya.
“Kalau sudah terbentuk semua akan dibuka pendaftaran kemudian dilakukan verifikasi data dengan persyaratan yang memang sudah ditentukan oleh peraturan organisasi. Verifikasi itu untuk menentukan kalau calonnya lebih dari satu. Kalau persyaratannya terpenuhi semua bisa dilanjutkan pemilihan,” sambungnya. (pra)









