Berita Bekasi Nomor Satu

Wisuda 137 Mahasiswa, Rektor Institut Attaqwa KH. Noer Alie Tekankan Pentingnya Jadi Manusia Bermanfaat

– Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana XXVI dan Magister I Tahun 2026 di Aula Gedung Muzdalifah Islamic Center Bekasi, Selasa (8/9/2026). FOTO: SYAHRUN NAZIR?MAGANG RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana XXVI dan Magister I Tahun 2026 di Aula Gedung Muzdalifah Islamic Center Bekasi, Selasa (8/9/2026).

Prosesi tersebut menjadi momentum pengukuhan kelulusan mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan di Institut Attaqwa KH. Noer Alie. Sebanyak 137 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi wisuda tahun ini.

Para lulusan tersebut berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 101 orang, Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) sebanyak 17 orang, serta Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) sebanyak 19 orang.

Dalam sambutannya, Rektor Institut Attaqwa KH. Noer Alie Bekasi, Saiful Bahri Maih, menyampaikan sejumlah pesan kepada para wisudawan dan wisudawati serta seluruh civitas akademika. Ia menekankan bahwa keberadaan mahasiswa di perguruan tinggi tidak semata-mata untuk memperoleh gelar akademik.

“Tujuan utama mahasiswa berada di kampus bukan hanya untuk mendapatkan gelar akademik, tetapi juga untuk memperoleh ilmu, pengalaman, dan karakter yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar para mahasiswa dan lulusan mampu menjadi manusia yang bermanfaat. Ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di kampus diharapkan tidak hanya digunakan untuk kepentingan pribadi, tetapi juga memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, agama, bangsa, dan negara.

Untuk itu, mahasiswa didorong memiliki semangat belajar dan terus meningkatkan kemampuan. Perubahan zaman menuntut generasi muda memiliki pengetahuan, keterampilan, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Dalam kesempatan tersebut, Saiful juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas perguruan tinggi swasta. Menurutnya, kampus swasta harus memiliki kepercayaan diri dan tidak merasa kalah dibandingkan dengan perguruan tinggi negeri.

“Kampus swasta juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mencetak mahasiswa serta lulusan yang berkualitas. Karena itu, diperlukan kerja sama antara pimpinan, dosen, mahasiswa, dan seluruh civitas akademika,” tuturnya.

Kampus swasta, kata dia, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang serta mencetak mahasiswa dan lulusan berkualitas. Karena itu, diperlukan kerja sama antara pimpinan, dosen, mahasiswa, dan seluruh civitas akademika.

Peningkatan mutu pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan prestasi mahasiswa, serta kegiatan yang mendukung kreativitas dan kompetensi mahasiswa menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas kampus.

Pesan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika Institut Attaqwa KH. Noer Alie untuk terus membawa kampus menjadi lebih maju. Persaingan antarperguruan tinggi harus dijadikan sebagai pemacu untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas.

“Institut Attaqwa KH. Noer Alie diharapkan mampu menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang unggul dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi lainnya,” pungkasnya. (mg1)