Berita Bekasi Nomor Satu

Petani Desak Pemerintah Percepat Pengerukan Situ Rawa Bedeng Bekasi

Foto udara kondisi Situ Bedeng yang mengering total di Desa Medalkrisna, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Senin (12/10/2026). FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Petani mendesak pemerintah mempercepat revitalisasi Situ Rawa Bedeng di Desa Medalkrisna, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tampung air agar situ tidak cepat mengering saat musim kemarau.

Petani setempat, Dadang (47), mengatakan pengerukan yang pernah dilakukan sebelumnya membuat air situ bertahan lebih lama. Sebelum dikeruk, situ biasanya mengering setelah empat bulan kemarau. Namun, setelah pengerukan, air dapat bertahan hingga tujuh bulan.

“Sekarang semenjak digali itu ya sudah lumayanlah gitu. Dulu sebelum digali itu parah, empat bulan kering, heem. Sekarang semenjak sudah digali tujuh bulan baru kering,” jelasnya, Senin (12/10/2026).

BACA JUGA: https://radarbekasi.id/2026/10/12/situ-rawa-bedeng-bekasi-mengering-berubah-jadi-daratan-petani-kesulitan-mengairi-sawah/

Meski sempat memberikan perubahan, Situ Rawa Bedeng kembali mengering setelah tiga bulan terakhir dilanda kemarau. Kondisi ini berdampak terhadap ketersediaan air bagi warga dan kebutuhan pengairan sawah.

Dadang berharap pemerintah tidak menunda rencana perbaikan situ agar daya tampung air dapat ditingkatkan dan manfaatnya dirasakan masyarakat, terutama saat kemarau berkepanjangan.

“Ya, semoga ini dipercepatlah. Misalkan mau direnovasi nih, dipercepatlah dibangun, biar nanti dampaknya kan enggak bisa kering gitu, enak gitu. Jangan sampai kering walaupun kemarau panjang. Kalau kemarau panjang itu kan istilahnya masih kuat menampung air di sini,” katanya. (ris)