Berita Bekasi Nomor Satu

38 Tahun Jadi Relawan, Bunda Uun Raih Metropolitan Awards 2026

Dessy Suprihartini atau akrab disapa Bunda Uun mendapat penghargaan sebagai tokoh inspiratif relawan kesehatan dan kemanusiaan dalam ajang Metropolitan Awards 2026. FOTO: ARIFIN/METRO BOGOR

RADARBEKASI.ID, BOGOR – Dessy Suprihartini atau akrab disapa Bunda Uun mendapat penghargaan sebagai Tokoh Inspiratif Relawan Kesehatan dan Kemanusiaan dalam ajang Metropolitan Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara yang digelar di Ballroom Hotel Harris Cibinong City Mall, Jumat (16/10/2026).

Penghargaan diserahkan oleh Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bogor Bernard Dwiputra Chandra, perwakilan PT Paperina Dwijaya Ridwan, dan Direktur Radar Bandung Budi Mulyadi.

Di hadapan para tamu undangan, Dessy menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Metropolitan Awards 2026 atas penghargaan yang diterimanya.

Dessy telah menjalani kiprah sebagai relawan selama kurang lebih 38 tahun. Kerja-kerja kemanusiaan menuntut kepekaan terhadap kebutuhan orang lain, kesediaan meluangkan waktu, serta komitmen untuk hadir ketika bantuan dibutuhkan.

Melalui peran relawan, kepedulian tidak berhenti sebagai niat baik, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata.

Saat menerima penghargaan tersebut, Bunda Uun juga menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto, yang hadir dalam acara Metropolitan Awards 2026.

“Saya bergerak di bidang kemanusiaan. Saya tinggal di Parungpanjang yang jauh ke mana-mana. Kalau bawa pasien ke Cibinong, pasiennya keburu mati,” kata Bunda Uun.

Ia mengaku lebih memilih membawa pasien ke rumah sakit di wilayah Tangerang karena jaraknya lebih dekat dari Parungpanjang.

“Saya aksesnya lintas daerah, jadi saya ke wilayah Tangerang yang paling cepat. Apabila warga miskin tidak punya BPJS, saya bawa ke RSUD Leuwiliang. Cuma Leuwiliang itu rumah sakitnya kurang komplet, Pak,” ujarnya.

Di bidang kebencanaan, Bunda Uun bersama sejumlah tim relawan juga kerap terlibat dalam penanganan dan evakuasi bencana, antara lain di Nusa Tenggara Timur (NTT), Padang, dan Medan.

Tak hanya kesehatan dan kebencanaan, ia juga menyoroti persoalan pendidikan di wilayah Bogor Barat, khususnya Parungpanjang. Menurut dia, masih banyak anak dari keluarga kurang mampu yang tidak bersekolah atau terpaksa berhenti sekolah karena keterbatasan biaya.

“Kalau untuk bidang pendidikan, saya amat sangat prihatin. Bogor Barat itu daerah yang paling tidak pernah terlihat oleh para pejabatnya. Di sana banyak anak-anak duafa yang bekerja dan tidak sekolah karena terkendala biaya,” ujarnya.

Ia mengatakan, meski biaya sekolah atau SPP bisa digratiskan, keluarga miskin masih menghadapi persoalan biaya hidup sehari-hari. Kondisi itu turut memengaruhi keberlanjutan pendidikan anak-anak mereka.

“Kalau untuk SPP mungkin gratis, ya, Pak. Kebanyakan orang tua dari keluarga miskin di sana terkendala biaya sehari-hari,” katanya.

Karena itu, melalui program yang dijalankannya, Bunda Uun memberikan uang jajan kepada anak-anak agar mereka tetap semangat bersekolah. Besarannya Rp25.000 untuk siswa SD, Rp50.000 untuk siswa SMP, Rp100.000 untuk siswa SMA, dan Rp200.000 untuk mahasiswa.

“Tujuannya supaya semangat sekolah,” jelasnya.

Bunda Uun berharap anak-anak dari keluarga kurang mampu di Parungpanjang dapat meraih masa depan yang lebih baik. Ia tidak ingin keterbatasan ekonomi membuat mereka mengulang nasib orang tuanya.

“Saya tidak ingin anak-anak miskin yang bapaknya buruh panggul, anaknya jadi buruh panggul juga. Saya ingin anaknya jadi presiden, jadi menteri, dan sukses di masa depan,” harapnya.

Ia juga berharap jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Bogor mengunjungi wilayah-wilayah terpencil di Parungpanjang. Menurut dia, masih ada persoalan sosial yang membutuhkan perhatian, termasuk anak-anak dengan kondisi gizi buruk.

“Harapan saya, semoga dengan acara ini bisa lebih semangat lagi buat saya. Doakan agar saya bisa terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (Metropolitan)