RADARBEKASI.ID,BEKASI – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) tingkat sekolah dasar Kecamatan Cikarang Timur (Ciktim) mengajak para siswa ”mengetuk pintu langit” dengan melaksanakan salat istisqa.
Ketua K3S Kecamatan Cikarang Timur, Hanafi menyampaikan, salat sunnah istisqa ini salah satu bentuk ikhtiar bersama memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.
“Alhamdulillah semua siswa, guru dan para staf sekolah SD di wilayah Kecamatan Cikarang Timur secara serentak melaksanakan salat berjamaah,” kata Hanafi.
Ia menyebut, kegiatan ibadah ini digelar di lapangan utama sekolah masing-masing sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama memohon diturunkannya hujan di tengah musim kemarau panjang.
“Ya tentu, kami sebagai guru ingin anak-anak belajar bahwa saat menghadapi kesulitan seperti kemarau ini, selain berusaha, kita harus mengetuk pintu langit dengan berdoa. Ini juga momen untuk mengajarkan mereka merasakan kesulitan warga lain yang terdampak kekeringan,” tuturnya.
Setelah melaksanakan salat dua rakaat, para siswa mendengarkan khutbah khusus yang berisi ajakan untuk memperbanyak istighfar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Ini adalah bagian dari program sekolah dalam mengedukasi karakter siswa. Sekolah ingin melatih rasa empati dan kepedulian sosial para siswa terhadap kondisi sekitar yang sedang mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang,” ucapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Imam Faturrohman mendukung kegiatan yang telah dilaksanakan K3S Ciktim. Kata Imam, kondisi kemarau membuat sejumlah wilayah kekeringan seperti di Bojongmangu, Cibarusah atau wilayah Selatan Kabupaten Bekasi.
“Jadi ada pesan pada kegiatan istisqa adalah mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Kemudian pendidikan yang ditanamkan adalah rasa kepedulian dan kebersamaan. Semoga dengan adanya doa bersama masalah kekeringan ini bisa teratasi dengan turunnya hujan, dan ketika hujan juga tidak berdampak banjir;”jelasnya.(and)











