CIKARANG UTARA- Para pengguna jalan di Kabupaten Bekasi diimbau untuk meningkatkan kedisiplinan dan memeriksa kembali kelengkapan surat kendaraan serta peralatan keselamatan.
Hal itu menyusul digelarnya Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari ke depan. Operasi ini resmi berlaku sejak Senin 26 hingga 8 November 2026.
Terdapat tiga persimpangan jalan atau Traffic Light (TL) utama yang menjadi fokus sasaran razia dan pengawasan petugas gabungan. Ketiga lokasi itu yakni TL Pasir Gombong, Sentra Grosir Cikarang (SGC) dan Tegal Danas.
Ketiga titik tersebut dipilih berdasarkan hasil pemetaan dan analisis kondisi jalan serta pola perilaku pengendara yang tergolong rawan terhadap pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.
Kapolres Metro Bekasi Kombespol Andi Oddang Riuh Hutomo mengungkap dalam operasi ini sedikitnya 120 personel kepolisian bersama 15 personel Dinas Perhubungan disiagakan untuk menyasar berbagai bentuk pelanggaran kasatmata yang berpotensi memicu kecelakaan fatal.
“Sasaran utama operasi ini pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, tidak mengenakan sabuk pengaman, menggunakan telepon genggam saat berkendara, melanggar rambu dan marka jalan, menerobos lampu merah, serta melawan arus lalu lintas,” terang Andi di Cikarang Utara, Senin (26/10).
Selain sanksi di tempat, hasil penindakan dalam Operasi Patuh Jaya 2026 akan dihimpun menjadi basis data pengawasan lalu lintas. Pelanggar yang tercatat berulang kali mengabaikan aturan termasuk kalangan pelajar akan mendapatkan perhatian khusus.
Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lalu Lintas dan Bhabinkamtibmas bakal mendatangi langsung pemukiman atau sekolah warga yang bersangkutan untuk memberikan pembinaan berkelanjutan.
Andi menegaskan bahwa kepatuhan hukum saat berkendara seharusnya lahir dari kesadaran pribadi demi keselamatan bersama, bukan semata karena takut pada petugas.
“Terciptanya keamanan dan keselamatan berlalu lintas tidak dapat diwujudkan oleh kepolisian semata, melainkan membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan kesadaran seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya. (ris)











