Berita Bekasi Nomor Satu

Kejari Kota Bekasi Usut Dugaan Penyimpangan BSU

ILUSTRASI: Kantor Kejari Kota Bekasi. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi menyelidiki dugaan penyimpangan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025. Penyidik mulai menelusuri mekanisme penyaluran bantuan tersebut dengan memeriksa sejumlah penerima manfaat.

Pemeriksaan dilakukan melalui uji petik terhadap perwakilan penerima BSU di Kecamatan Bekasi Barat pada Rabu (14/10). Penyelidikan selanjutnya akan diperluas ke sejumlah kecamatan lain di Kota Bekasi.

Kasi Intelijen Kejari Kota Bekasi, Ryan Anugerah, mengatakan pemeriksaan tidak hanya dilakukan di satu wilayah. Penyidik akan menelusuri penyaluran BSU di beberapa kecamatan untuk mendalami dugaan penyimpangan tersebut.

“Cakupan wilayah Kota Bekasi akan dilakukan untuk beberapa kecamatan lain,” kata Ryan, kemarin.
Ryan menegaskan, penyelidikan masih berlangsung, termasuk untuk mengungkap dugaan penyimpangan dan pihak-pihak yang terlibat dalam mekanisme penyaluran bantuan.

“Masih dilakukan penyelidikan terkait pihak-pihak yang terlibat dalam mekanisme penyaluran ini. Bantuan bersumber dari APBN Kemenaker yang disalurkan salah satunya melalui PT Pos Indonesia,” ujarnya.

Di Kota Bekasi, BSU tahun 2025 diketahui menyasar puluhan ribu pekerja. Namun, Kejari belum memerinci bentuk dugaan penyimpangan maupun pihak yang diduga terlibat. (sur)