RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Gelombang kontroversi yang menyeret nama Raffi Ahmad kini turut menjadi perhatian dalam dunia kerja sama komersial. Perusahaan cat ternama, Nippon Paint, akhirnya memberikan penjelasan mengenai hubungan profesionalnya dengan suami Nagita Slavina tersebut, menyusul munculnya pertanyaan publik terkait status Raffi sebagai Brand Ambassador.
Keterangan itu disampaikan melalui akun Threads resmi Nippon Paint, @nipponpaintID. Pihak perusahaan menegaskan bahwa saat ini mereka sudah tidak lagi memiliki kontrak kerja sama Brand Ambassador dengan Raffi Ahmad.
“Terima kasih atas perhatian dan pertanyaannya. Saat ini, Nippon Paint sudah tidak memiliki kontrak Brand Ambassador dengan Bapak Raffi Ahmad. Materi promosi yang masih terlihat sedang dalam proses penyesuaian dan pelepasan bertahap,” tulis Nippon Paint Indonesia.
“Perlu kami tegaskan bahwa kerja sama Nippon Paint Indonesia dengan Bapak Raffi Ahmad sebagai Brand Ambassador telah berakhir sejak April 2026. Jauh sebelum munculnya polemik maupun seruan boikot yang berkembang saat ini,” tambahnya.
Penjelasan tersebut muncul setelah seorang warganet menanyakan kelanjutan kerja sama antara Nippon Paint dan Raffi pada Minggu (1/11/2026).
Pernyataan perusahaan itu kemudian menarik perhatian publik, terlebih disampaikan ketika Raffi Ahmad tengah menjadi sorotan akibat kontroversi kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran HI, Jakarta.
Nippon Paint juga memberikan penjelasan mengenai sejumlah materi promosi yang masih menampilkan wajah Raffi Ahmad. Menurut pihak perusahaan, materi branding yang masih terlihat di sejumlah lokasi publik maupun pertokoan sedang dalam proses penyesuaian dan akan dilepas secara bertahap.
Meski telah memastikan tidak ada lagi kontrak Brand Ambassador yang berjalan, Nippon Paint tidak menjelaskan secara terperinci kapan kerja sama tersebut berakhir. Perusahaan juga belum mengungkap alasan khusus di balik berakhirnya kontrak dengan Raffi Ahmad.
Baca Juga: Maell Lee Blak-blakan Akui Talak Cerai Anggita Oktaviani
Sebelumnya, Raffi Ahmad menjadi perbincangan publik setelah kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI menuai kritik. Statusnya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni turut menjadi perhatian dalam polemik tersebut.
Perbincangan di media sosial kemudian berkembang menjadi seruan boikot yang tidak hanya menyasar Raffi sebagai figur publik, tetapi juga sejumlah aktivitas bisnis dan kerja sama komersial yang berkaitan dengannya.
Dalam situasi tersebut, penjelasan Nippon Paint mengenai berakhirnya kontrak Brand Ambassador dengan Raffi Ahmad kembali memunculkan diskusi mengenai pengaruh kontroversi seorang figur publik terhadap hubungan dengan merek.
Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi yang memastikan bahwa berakhirnya kerja sama Nippon Paint dengan Raffi Ahmad merupakan dampak langsung dari seruan boikot yang ramai di media sosial. Dengan demikian, hubungan antara kedua peristiwa tersebut belum dapat dipastikan. (mna)











