RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Rumah tangga Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi kini berada di ujung tanduk. Setelah mencuatnya kasus dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang menyeret nama Insanul Fahmi bersama Inara Rusli, Wardatina Mawa menegaskan tekadnya untuk mengakhiri pernikahan mereka.
Mawa disebut tetap pada pendiriannya untuk bercerai, meski berbagai upaya disebut masih dilakukan oleh pihak suami. Rencananya, proses perceraian akan mulai diurus setelah perayaan Lebaran mendatang. Keputusan tersebut diambil setelah polemik yang berkembang belakangan ini dinilai sudah sulit untuk diperbaiki.
Berbeda dengan Mawa, Insanul Fahmi justru mengaku masih ingin mempertahankan rumah tangganya.
Ia menegaskan akan terus berikhtiar demi keutuhan keluarga, terutama demi anak-anak mereka. Insanul mengungkapkan bahwa masih banyak cita-cita yang ingin ia wujudkan bersama sang istri.
“Ya saya tetap konsisten ikhtiar untuk mempertahankan rumah tangga karena ada anak ya. Masih banyaklah cita-cita yang pengin kami realisasikan dan kami implementasi di masa yang akan datang,” Kata Insanul saat ditemui awak media.
Ia bahkan menyatakan keyakinannya secara penuh untuk mempertahankan rumah tangga tersebut.
“Harus 1.000 persen ya. Harus 1.000 persen . Harus 1.000 persen . Yang penting ikhtiar dulu, tapi jangan lupa taruh titik ikhlas di hati supaya nggak kecewa,” sambungnya.
Meski optimistis, Insanul mengaku tetap berusaha menyiapkan diri untuk menerima segala kemungkinan. Ia menekankan pentingnya keikhlasan apabila upayanya tidak membuahkan hasil.
Baca Juga: Tak Mau Lagi Berurusan dengan Insanul Fahmi,Inara Rusli ke Mawa: Ambil Aja Gih, Iket, Karetin!
Di sisi lain, laporan yang dilayangkan Wardatina Mawa terkait dugaan perzinaan dan perselingkuhan kini telah memasuki tahap penyidikan. Kasus tersebut menjadi sorotan publik karena turut menyeret nama Inara Rusli.
Menanggapi perkembangan tersebut, Insanul menyatakan sikap kooperatif dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
“Ya sebagaimana pun yang sudah teman-teman lihat semuanya, untuk proses hukum kita harus tetap hargai. Jadi kita ikuti dan harus tetap kooperatif,” tuturnya.
Di tengah konflik rumah tangga dan proses hukum, Insanul juga sempat mengungkapkan kesulitannya untuk bertemu dengan anak-anaknya. Ia bahkan mengaku pernah berencana mendatangi Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) untuk mengadukan permasalahan tersebut.
Namun, situasi kini disebut sudah membaik. Insanul mengaku telah diberi kesempatan oleh Mawa untuk kembali mengatur jadwal pertemuan dengan anak-anaknya.
“Ya setelah saya ngomong mau ke Komnas… baru (Mawa) dibilang seperti itu. Tapi ya saya punya bukti chat bahwasanya memang sebelumnya dibatasi. Tapi alhamdulillah mungkin tidak perlu sampai ke Komnas, jadi saya udah bisa mengatur jadwal untuk ketemu, insyaallah,” pungkasnya.(ce2)











