RADARBEKASI.ID, KUWAIT – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Kuwait City resmi menetapkan status Siaga III bagi seluruh wilayah kerja KBRI Kuwait City terhitung sejak Selasa (2/3/2026). Langkah ini diambil sebagai respons antisipatif atas meningkatnya dan meluasnya eskalasi konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah.
“Status situasi Siaga III ditetapkan sejak tanggal 2 Maret 2026 dan mencakup wilayah kerja KBRI Kuwait City,” ujar Dubes RI untuk Kuwait Lena Maryana, dikutip dari Instagram KBRI Kuwait, Rabu (4/3/2026).
Ia mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Kuwait untuk tetap tenang dan selalu waspada terhadap potensi serangan rudal yang dapat terjadi sewaktu-waktu. “Masyarakat Indonesia diharapkan tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan,” jelas Lena dalam keterangan resminya.
Selain itu, pihak KBRI juga akan selalu memberikan update evaluasi status keamanan terkait dengan potensi peningkatan atau meluasnya konflik perang tersebut. Status Siaga III akan selalu dievaluasi sesuai situasi keamanan terakhir. Antisipasi jika terjadi eskalasi.
BACA JUGA: Menlu RI Tegaskan Indonesia Siap Jadi Penengah Konflik Iran vs As-Israel
Lebih lanjut, pihak KBRI Kuwait juga menyiapkan layanan hotline bagi WNI saat keadaan darurat terjadi, dengan nomor (+965) 9720 6060 dan (+965) 9780 9760. Selalu jaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat dan dalam keadaan darurat segera hubungi hotline. (cr1)











