RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari pengusaha sekaligus selebgram Shindy Samuel. Secara terbuka, Shindy mengumumkan bahwa rumah tangganya dengan Rendy Satria Putra kini sedang berada di ujung tanduk.
Bukan sekadar kabar burung, Shindy mengaku status pernikahannya sudah memasuki tahap serius secara agama.
“Saya sudah ditalak tiga, bukan talak satu. Kalau talak tiga, kalau tidak salah sudah tidak bisa bersama lagi ya,” ungkap Shindy Samuel sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Insertlive pada Selasa (14/4).
Di tengah proses perceraian tersebut, Shindy melakukan hal yang tak terduga. Ia secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada sang suami.
Shindy merasa gagal dalam menjalankan perannya sebagai istri, terutama terkait upayanya menjaga penampilan dan berat badan.
Shindy menyadari bahwa ketidakmampuannya mengelola waktu antara kesibukan bekerja dan berolahraga berdampak pada pola hidup sehatnya. Hal inilah yang diakuinya menjadi kendala dalam memenuhi kewajiban nafkah batin dalam rumah tangganya.
“Saya mau meminta maaf kepada mantan suami saya, Rendy Satria Putra, kalau selama saya menjadi istri saya tidak bisa menjaga berat badan saya. Saya tidak bisa me-manage antara olahraga dan bekerja, sehingga tidak bisa memenuhi nafkah dari batin,” tutur Shindy dengan nada penyesalan.
Baca Juga: Tak Mau Tutupi Aib, Eva Manurung Akui Menantu Hamil 5 Bulan Saat Menikah
Perjalanan Shindy terkait berat badan memang penuh perjuangan. Ia sempat menyentuh angka 178 kilogram. Namun, yang paling menyakitkan baginya bukanlah angka di timbangan, melainkan hinaan verbal.
Shindy mengungkapkan bahwa ia pernah berada di titik terendah saat dikatai “Badak” oleh seseorang yang seharusnya menjadikannya ratu. Luka batin akibat persekusi verbal tersebut justru menjadi bahan bakar bagi Shindy untuk bangkit.
Kini, Shindy Samuel memilih untuk fokus pada dirinya sendiri. Baginya, mencintai diri sendiri adalah langkah awal sebelum bisa menghargai orang lain.
Sebagai bagian dari kampanye self love dan upaya mengembalikan kepercayaan diri, Shindy memutuskan untuk menjalani prosedur operasi pada bagian tubuhnya demi mencapai bentuk yang ideal dan proporsional.
“Ini pertama kalinya saya melakukan operasi di bagian badan saya. Ini bentuk dari self love saya karena saya harus menghargai diri saya sendiri,” tegasnya.
Shindy membuktikan bahwa kegagalan dalam rumah tangga dan hinaan fisik tidak akan membuatnya berhenti. Melalui sebuah pesan menyentuh di media sosial, ia menuliskan kalimat yang menguatkan banyak wanita.
“Karena wanita yang pernah hancur adalah wanita yang tahu cara bersinar lebih kuat dari sebelumnya,” tulisnya.











