Berita Bekasi Nomor Satu

Pemkot Bekasi Masih Hentikan Sementara Pembangunan Lapangan Padel di Jatibening, Belum Ada Kesepakatan dengan Sekolah

PROYEK PADEL: Bangunan konstruksi lapangan padel berdiri tepat di samping Asshodriyah Islamic School (AIS), Jalan Caman Raya, Jatibening, Kota Bekasi, Jumat (8/5). FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Tata Ruang hingga kini masih menghentikan pembangunan lapangan padel di Jalan Raya Caman Raya, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, yang mendapat penolakan dari orangtua dan pihak
Asshodriyah Islamic School (AIS).

Kepala UPTD Pengawasan Bangunan Wilayah 6 Pondok Gede dan Jatiasih, Yanwar Rochman, mengatakan pihaknya telah memfasilitasi audiensi antara pihak AIS dan pengelola padel untuk membahas polemik tersebut, Selasa (12/5). Ia menyebut, hasil pertemuan memutuskan pembangunan dihentikan sementara.

“Untuk sementara kita dari pihak Distaru memberhentikan sementara aktivitas pembangunan tersebut,” ujar Yanwar kepada Radar Bekasi, Selasa, (12/5).

BACA JUGA: Ramai Penolakan, Pemkot Bekasi Hentikan Sementara Pembangunan Lapangan Padel di Jatibening 

Pasalnya, ia menyampaikan bahwa penghentian aktivitas pembangunan lapangan padel dilakukan lantaran hingga saat ini belum tercapai kesepakatan antara pihak sekolah dan pengelola padel.

Kepala UPTD Pengawasan Bangunan Wilayah 6 Pondok Gede dan Jatiasih, Yanwar Rochman. FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI

“Belum ada kesepakatan antara sekolah dengan pihak padel, (pembangunan bisa lanjut,red) sampai ada kesepakatan antara sekolah dengan pihak padel,” katanya.

Terkait kekhawatiran orang tua murid dan pihak sekolah mengenai potensi kebisingan saat operasional padel berlangsung, kata dia, pihak pengelola akan membangun fasilitas peredam atau alat kedap suara untuk mengurangi dampak kebisingan terhadap lingkungan sekitar.

“Tadi juga sudah dijawab bahwa untuk masalah kebisingan, pihak pengelola padel akan membangun semacam alat kedap suara,” katanya.(zak)