Berita Bekasi Nomor Satu

Pengemudi Brio Diamuk Massa di Bekasi Selatan Usai Tabrak Lari, Bermula Kepergok Hendak Mesum

Pengemudi mobil Honda Brio menjadi sasaran amukan massa di sekitar Grand Kamala Lagoon, Kalimalang, Jalan KH Noer Alie, Bekasi Selatan, usai diduga melakukan tabrak lari, Minggu (1/6) malam. FOTO: TANGKAPAN LAYAR VIDEO

RADARBEKASI, BEKASI — Pengemudi mobil Honda Brio menjadi sasaran amukan massa di sekitar Grand Kamala Lagoon, Kalimalang, Jalan KH Noer Alie, Bekasi Selatan, usai diduga melakukan tabrak lari, Minggu (1/6) malam.

Berdasarkan keterangan polisi, peristiwa itu bermula dari kepanikan pengemudi yang kabur setelah dipergoki petugas keamanan saat berada di dalam mobil bersama seorang perempuan. Keduanya diduga hendak melakukan perbuatan mesum.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, mengatakan mobil Honda Brio berpelat B 2014 TIC yang dikemudikan MI awalnya terparkir di area Ruko Sentra Bisnis 3 Grand Galaxy Park.

Saat itu, MI diketahui berada di dalam mobil bersama seorang perempuan yang identitasnya belum diketahui. Tak lama kemudian, seorang petugas keamanan bernama Masdi mendatangi kendaraan tersebut untuk melakukan pengecekan. Namun, pengemudi diduga panik saat didatangi petugas dan langsung meninggalkan lokasi.

“MI sama seorang perempuan itu berada di mobil hendak melakukan perbuatan tidak senonoh atau mesum, tidak lama kemudian datang security, kemudian pengendara mobil Honda Brio atau MI ini kaget dan bergegas melarikan diri,” kata Rojali, Senin (1/6/).

Dalam upaya melarikan diri, mobil tersebut diduga menabrak tiang kaca di area ruko sebelum melaju menuju kawasan Lagoon, Kalimalang, Bekasi Selatan.

Selain itu, kendaraan juga diduga menyenggol sepeda motor yang melintas. Hingga kini, identitas pengendara motor tersebut masih dalam pencarian polisi.

Insiden itu memicu pengejaran oleh pengendara motor yang diduga menjadi korban serta sejumlah warga dan pengguna jalan lainnya.

Pengejaran berakhir di kawasan Lagoon. Massa yang telah berkumpul kemudian menghentikan laju kendaraan tersebut.

“Di Lagoon, massa berkumpul kemudian menghentikan kendaraan Honda Brio dan melakukan aksi perusakan terhadap mobil tersebut,” jelasnya.

Selain kendaraan yang mengalami kerusakan, MI juga disebut mengalami luka-luka setelah menjadi sasaran amukan massa. Beruntung, dua warga berinisial A dan G berhasil mengevakuasi pengemudi dari lokasi kejadian. MI kemudian dibawa ke RS Hermina Galaxy untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, mobil Honda Brio yang terlibat dalam peristiwa tersebut diamankan ke Polsek Bekasi Selatan sebagai barang bukti.

“Untuk korban jiwa tidak ada. Kerugiannya berupa kerusakan kendaraan dan pengemudi mobil mengalami luka akibat diamuk massa,” tuturnya.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mencari identitas pengendara sepeda motor yang diduga tersenggol saat mobil tersebut melarikan diri.

“Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk proses penyelidikan,” ucap Rojali. (rez)