Berita Bekasi Nomor Satu

Pemkab Bekasi Percepat Perizinan Rusun Subsidi

ILUSTRASI: Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja mendampingi Menteri PKP, Maruarar Sirait, meninjau progres pembangunan rusun subsidi di Cikarang Selatan, belum lama ini. FOTO: DISKOMINFOSANTIK

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memastikan dukungannya terhadap program nasional pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Cikarang. Saat ini, proses perizinan tengah berjalan.

Hal itu diungkapkan Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja. Asep menyatakan, program yang diinisiasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman tersebut dapat menjadi solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan hunian yang nyaman dan strategis.

Dengan dukungan perizinan, Asep berharap program tersebut dapat segera terealisasi.

“Karena kan yang menjadi manfaat tentunya dirasakan bagi warga Kabupaten Bekasi juga, maka program yang bermanfaat ini tentu harus kami dukung,” kata Asep.

Asep mengatakan, proses perizinan saat ini tengah diproses di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, izin akan segera diterbitkan.

“Saat ini proses perizinan sudah masuk di Dinas Cipta Karya dan seluruh persyaratan sudah terpenuhi 100 persen. Secepatnya akan kami keluarkan surat perizinannya agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro, mengatakan percepatan perizinan merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam meningkatkan pelayanan.

“Karena pelayanan publik menjadi salahsatu prioritas selain pembangunannya itu sendiri. Sehingga proses perizinan, dari rekomendasi kami, kami pastikan seluruhnya dalam proses. Untuk program pusat, tentu sesuai arahan pimpinan, ini menjadi bagian dari bentuk dukungan pemerintah daerah,” katanya.

Program pembangunan rusun ini merupakan bagian dari upaya percepatan penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Rusun tersebut menjadi inovasi hunian vertikal yang terjangkau, khususnya di kawasan penyangga Jakarta, sekaligus solusi atas backlog perumahan dan keterbatasan lahan di kawasan perkotaan.

Proyek tersebut direncanakan menyediakan sekitar 141.000 unit hunian di tiga lokasi lahan yang telah disiapkan. Masing-masing lokasi memiliki luas sekitar 10 hektare.

Program pembangunan rusun bersubsidi ini dibiayai oleh Danantara, sedangkan lahannya diperoleh dari hibah kawasan industri. Nilai investasi pembangunan rusun tersebut ditaksir mencapai Rp39 triliun. (and/*)