RADARBEKASI.ID, BEKASI — Dalam upaya mendukung percepatan transformasi digital di dunia pendidikan, PIJAR menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Implementasi PIJAR bersama jajaran manajemen dan tenaga pendidik SMP Negeri 2 Majalaya, Kabupaten Karawang, pada Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini dihadiri Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, staf tata usaha, guru Bimbingan Konseling (BK), serta para guru mata pelajaran. Melalui kegiatan tersebut, PIJAR memperkenalkan berbagai solusi digital yang dirancang untuk mendukung kebutuhan sekolah dalam mengelola proses pembelajaran secara lebih efektif, terintegrasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan PIJAR sebagai platform pembelajaran digital yang dapat membantu sekolah menghadirkan pengalaman belajar yang lebih modern. Selanjutnya, peserta mendapatkan demonstrasi berbagai fitur unggulan PIJAR, mulai dari Presensi Kehadiran, Computer Based Test (CBT), Pengelolaan Tugas, hingga Konten Belajar yang dapat dimanfaatkan guru maupun siswa dalam mendukung aktivitas pembelajaran sehari-hari.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai kebutuhan serta peluang implementasi PIJAR di lingkungan sekolah. Pada sesi tersebut, tim PIJAR juga memberikan pendampingan dan pemahaman mengenai optimalisasi penggunaan platform agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pengguna.
Sebagai bentuk komitmen untuk memastikan keberhasilan implementasi, PIJAR menyusun langkah tindak lanjut berupa pembentukan grup kolaborasi bersama pihak sekolah sebagai wadah koordinasi, pendampingan, dan dukungan teknis selama proses implementasi berlangsung. Selain itu, PIJAR juga akan menyediakan Manual Book Penggunaan PIJAR sebagai panduan bagi seluruh pengguna di sekolah.
Kegiatan ini memiliki nilai strategis karena Kepala SMP Negeri 2 Majalaya juga menjabat sebagai Ketua Komisariat MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Wilayah Telagasari. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan dukungannya terhadap implementasi PIJAR sekaligus membuka peluang kolaborasi untuk memperkenalkan platform tersebut kepada sekolah-sekolah lain di wilayah Telagasari.
Dengan posisi strategis tersebut, PIJAR memiliki peluang memperluas dampak digitalisasi pendidikan melalui koordinasi dengan 24 sekolah di bawah naungan Komisariat MGMP Telagasari, yang terdiri atas 12 SMP negeri dan 12 sekolah swasta/yayasan. Dalam waktu dekat, telah teridentifikasi tiga sekolah prioritas yang berpotensi menjadi mitra implementasi berikutnya.
Selain itu, PIJAR juga berkesempatan memperkenalkan solusi pembelajaran digital ini melalui forum Musyawarah MGMP mendatang sehingga dapat menjangkau lebih banyak kepala sekolah dan guru dalam satu kegiatan.
Melalui kolaborasi bersama SMP Negeri 2 Majalaya dan jaringan pendidikan di wilayah Telagasari, PIJAR berkomitmen menghadirkan inovasi digital yang mendukung sekolah dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih efektif, modern, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. (*)











