Berita Bekasi Nomor Satu

Truk Gabah Terguling di Rel Kedungwaringin, Jalur Kereta Sempat Terganggu 63 Menit

TERGULING: Truk bermuatan gabah terguling di perlintasan Kedunggedeh, Kedungwaringin, Kamis (6/8). FOTO: ISTIMEWA

RADARBBEKASI.ID, BEKASI – Jalur kereta api di kawasan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, sempat mengalami gangguan setelah truk bermuatan gabah terguling dan menutup rel di perlintasan sebidang JPL 130, Jalan Raya Bojongsari, Kamis (6/8/2026). Peristiwa tersebut sempat menghambat perjalanan sejumlah kereta api. Namun, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta bergerak cepat melakukan penanganan hingga jalur kembali dapat dilalui dalam waktu 63 menit.

Kejadian bermula sekitar pukul 11.15 WIB saat truk diduga mengalami kendala teknis ketika melintasi perlintasan rel. Kendaraan tersebut kemudian terguling dan melintang hingga menutup salah satu jalur utama kereta api.

Untuk memastikan keselamatan perjalanan, KAI langsung menerjunkan petugas Regu Jalan Rel dan Jembatan (JJ). Petugas juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengamanan lokasi serta proses evakuasi muatan dan badan truk.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, penanganan darurat langsung dilakukan sesaat setelah laporan gangguan diterima demi memastikan aspek keselamatan perjalanan.

“Begitu menerima laporan, seluruh unsur terkait langsung bergerak melakukan pengamanan lokasi dan penanganan. Berkat koordinasi yang baik, jalur yang sempat terhalang berhasil kembali dilalui kereta api pada pukul 12.18 WIB atau sekitar 63 menit sejak kejadian dilaporkan. Kami terus berupaya meminimalkan dampak terhadap perjalanan kereta api dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” ujar Franoto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8/2026).

Meski jalur kembali normal dalam waktu relatif singkat, gangguan tersebut berdampak terhadap sejumlah perjalanan kereta api. KAI mencatat total akumulasi keterlambatan mencapai 291 menit.

Sebanyak 11 perjalanan kereta api jarak jauh dan lokal, baik arah hulu maupun hilir, mengalami keterlambatan akibat insiden tersebut.

Di jalur hulu, enam perjalanan terdampak, yakni KA 204 Tegal Bahari dengan keterlambatan 40 menit, PLB 122B Cakrabuana 38 menit, KA 330 Walahar 37 menit, PLB 62B Manahan 27 menit, KA 90 Gaya Baru Malam Selatan 20 menit, dan KA 270 Matarmaja 15 menit.

Sementara di jalur hilir, lima perjalanan mengalami keterlambatan, yaitu KA 329 Walahar selama 53 menit, PLB 175 Menoreh 18 menit, PLB 111B Sawunggalih 18 menit, KA 53F Purwojaya 17 menit, dan PLB 141B Parahyangan 8 menit.

“Kami memohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan dan keterlambatan perjalanan yang terjadi,” katanya.

Hingga kini, penyebab pasti truk mengalami kendala hingga terguling masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (ris)