RADARBEKASI.ID BEKASI – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bekasi menegaskan bahwa pencemaran Kali Bekasi menjadi alarm dan perlu penanganan serius.
Komunikasi intens antar daerah yang dilintasi Kali Bekasi harus dilakukan guna mendeteksi dan menghentikan titik pencemaran.
Pasalnya, pencemaran terus berulang dan berdampak terhadap pasokan air bersih ke masyarakat. Mengingat kebutuhan air baku Perumda Tirta Patriot salah satunya bersumber dari Kali Bekasi.
“Bicara Kali Bekasi mungkin aliran sungainya dari berbagai daerah juga, artinya bukan hanya melintas di Kota Bekasi. Kalau perlu komunikasi dengan lintas daerah, karena Kali Bekasi ini melintas di beberapa daerah di Jawa Barat,” ujar Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, kepada Rada Bekasi.
Diketahui, lebih dari sepekan air sungai berubah hitam pekat dan berbau menyengat. Berdasarkan hasil uji laboratorium menemukan sejumlah parameter pencemar melampaui baku mutu lingkungan. Sementara, sumber limbah diduga berasal dari wilayah hulu Kabupaten Bogor.
Misbah menyebut situasi ini harus menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan di Kota Bekasi agar bisa segera ditangani.
“Saya sangat prihatin karena pencemaran Kali Bekasi ini berdampak kepada kualitas air baku. Terus situasi ini juga menurut saya harus menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa persoalan pencemaran sungai ini sudah berada di titik yang perlu penanganan serius dan menyeluruh,” ucapnya.
“Air bersih ini merupakan kebutuhan yang paling mendasar bagi masyarakat. Jadi saya berharap masyarakat enggak boleh terus menerus jadi pihak yang menanggung dampak akibat pencemaran lingkungan. Artinya pemerintah harus hadir memberikan solusi yang cepat, tepat,” tutup wakil rakyat yang duduk di Komisi IV itu. (pra)









