RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi membuka Gebyar Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif (GEBRAK) Kabupaten Bekasi Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi dan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi, Nia Asep Surya Atmaja, serta Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, di Distrik 1 Meikarta, Cikarang Selatan, Jumat (7/8/2026).

Sebelum seremoni pembukaan, sejak pagi masyarakat telah disuguhkan berbagai penampilan yang menjadi bagian dari rangkaian GEBRAK 2026. Kegiatan diawali dengan lomba tari yang diikuti para pelajar, sanggar seni, dan komunitas budaya dari berbagai wilayah di Kabupaten Bekasi. Kompetisi tersebut menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas sekaligus melestarikan kekayaan seni budaya daerah.
Suasana semakin semarak dengan digelarnya fashion show yang menampilkan beragam busana bernuansa budaya Nusantara serta kreasi etnik modern. Peragaan busana tersebut turut melibatkan perangkat daerah, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, hingga perwakilan ekspatriat dari Korea Selatan, Jepang, Tiongkok, dan India sebagai simbol keberagaman budaya yang hidup berdampingan di Kabupaten Bekasi.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Bekasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan GEBRAK 2026. Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memberikan ruang bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk terus berkembang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bekasi, saya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, seluruh panitia, sponsor, komunitas, pelaku usaha, serta semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan GEBRAK ini dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.
Ia mengatakan, selama ini Kabupaten Bekasi memang dikenal sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia. Namun, di balik kekuatan tersebut, Kabupaten Bekasi juga memiliki potensi besar di sektor pariwisata, seni budaya, dan ekonomi kreatif yang harus terus dikembangkan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkuat identitas daerah.
Menurutnya, keberadaan GEBRAK menjadi momentum untuk menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Kabupaten Bekasi tidak hanya unggul sebagai kawasan industri, tetapi juga memiliki kekayaan budaya, kreativitas, serta produk ekonomi kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
“Melalui kegiatan ini kita ingin menunjukkan bahwa kreativitas adalah kekuatan yang mampu menggerakkan perekonomian sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kabupaten Bekasi kepada masyarakat yang lebih luas,” ungkapnya.

Plt. Bupati juga menjelaskan, penyelenggaraan GEBRAK menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, komunitas seni budaya, pelaku UMKM, pelaku ekonomi kreatif, hingga generasi muda dalam menampilkan karya-karya terbaik Kabupaten Bekasi. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Melalui GEBRAK, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan kreativitas, budaya, UMKM, dan ekonomi kreatif dalam satu panggung bersama. Dari sinilah lahir inovasi, promosi, sekaligus peluang ekonomi baru yang mampu menggerakkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujar Asep.
Plt. Bupati berharap interaksi yang terbangun selama penyelenggaraan GEBRAK dapat mempererat persahabatan antarbangsa, memperkaya wawasan budaya masyarakat, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.
Menutup sambutannya, Plt. Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menikmati seluruh rangkaian kegiatan GEBRAK, mencintai produk-produk lokal, mendukung karya para pelaku ekonomi kreatif, serta bersama-sama mempromosikan potensi Kabupaten Bekasi agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menikmati seluruh rangkaian GEBRAK, membeli serta menggunakan produk-produk lokal, memberikan dukungan kepada para pelaku ekonomi kreatif, dan bersama-sama mempromosikan potensi Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.
Selama pelaksanaan, masyarakat akan disuguhkan berbagai agenda menarik, mulai dari pameran pariwisata dan ekonomi kreatif, pertunjukan seni budaya, lomba tari, fashion show, festival band, battle chef competition, hingga berbagai hiburan dan kompetisi kreatif lainnya. Tidak hanya itu, GEBRAK 2026 juga menghadirkan partisipasi komunitas ekspatriat dari Korea Selatan, Jepang, Tiongkok, dan India.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin, unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi, para kepala perangkat daerah, camat, pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, komunitas seni budaya, pelaku UMKM, serta perwakilan ekspatriat dari berbagai negara. (and/adv)











