RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sebagai wujud nyata aksi cinta Indonesia, Team OVERDOSE (OVR Syndicate) berkolaborasi dengan Gerakan Anak Negeri (GAN) untuk membantu saudara-saudara penyintas gempa di NTT.
Komunitas multiolahraga ini resmi mengumumkan kolaborasi aksi kemanusiaan bersama GAN dengan menyalurkan bantuan bagi para penyintas.
Aksi nyata ini menjadi bukti nilai kepedulian dan rasa cinta tanah air yang dijunjung tinggi oleh seluruh anggota komunitas.
Di bawah kepemimpinan Raden Riandi Syahdinar, Team OVERDOSE berkomitmen tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para atlet dan pencinta olahraga, tetapi juga motor penggerak aksi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia menegaskan, Team OVERDOSE dibentuk oleh perjuangan dan dipersatukan oleh loyalitas.
“Lewat kolaborasi dengan Gerakan Anak Negri ini, kami ingin menyalurkan energi dan semangat melampaui batas tersebut untuk membantu saudara-saudara kita di NTT,” ujar Raden dikutip Radar Bekasi, Rabu (2/9/2026).
“Ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk selalu mencintai dan berkontribusi bagi Indonesia,” sambung dia.
Nama OVERDOSE sendiri melambangkan dedikasi, kerja keras, loyalitas, dan ambisi yang dilakukan secara maksimal. Melalui kerja sama ini, seluruh elemen tim bersatu menggalang dukungan guna meringankan beban warga di NTT.
Aksi kemanusiaan ini juga mencerminkan empat nilai utama yang dianut OVR Syndicate, yakni Obsessed With Growth atau selalu berkembang dalam olahraga, bisnis, dan kehidupan; Loyalty Above Everything dengan menjaga komitmen, persaudaraan, dan kepercayaan; Violence of Effort dengan memberikan usaha maksimal dalam setiap proses, termasuk aksi sosial; serta Resilience Under Pressure dengan tetap berdiri dan memberikan dampak positif saat menghadapi situasi sulit.
Melalui sinergi bersama Gerakan Anak Negeri (GAN), bantuan yang terkumpul akan disalurkan secara tepat sasaran demi mendukung pemulihan dan kesejahteraan masyarakat NTT.
“Team OVERDOSE berharap gerakan ini dapat menginspirasi komunitas-komunitas lain di Indonesia untuk terus saling merangkul dan membantu sesama,” tandas Raden Riandi Syahdinar. (*)











