RADARBEKASI.ID, BEKASI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat (Jabar) mengimbau seluruh pengurus KONI kabupaten/kota untuk tetap mengirimkan para atlet terbaiknya pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Ketua Umum KONI Jawa Barat, M Budiana, menegaskan penyesuaian keberangkatan kontingen atlet dari berbagai daerah kabupaten/kota se-Jabar dapat dilakukan secara proporsional sesuai dengan alokasi dana yang dimiliki masing-masing daerah.
Menurutnya, Porprov memiliki posisi strategis sebagai ajang olahraga terbesar di Jawa Barat sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi atlet menuju Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) XXII 2028.
”Nanti bisa proporsional, proporsional yang saya maksudkan seadanya anggaran yang ada, yang penting partisipasi dari teman-teman kabupaten/kota itu terjadi. Karena ini adalah pesta olahraga terbesar, karena ini juga kita punya kepentingan untuk seleksi menjelang BK PON,” ujar Budiana di Plaza Pemkot Bekasi belum lama ini.
Ia menambahkan, persaingan di Porprov nanti menjadi fondasi utama bagi pembentukan tim Jawa Barat menghadapi ajang olahraga tingkat nasional tersebut.
BK PON XXII 2028 sendiri diproyeksikan mulai bergulir sepanjang 2027 sebagai persiapan menuju PON XXII 2028 yang berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), serta DKI Jakarta sebagai provinsi pendukung.
”Karena ini adalah pesta olahraga terbesar, karena ini juga kita punya kepentingan untuk seleksi menjelang BK PON. BK PON tahun depan sudah mulai, sejak Januari 2027 sampai dengan akhir 2027, dan 2028 pelaksanaan PON-nya,” jelasnya.
Melalui ajang Porprov XV 2026 yang berlangsung di Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Bogor. Budiana berharap proses penyaringan atlet dapat berjalan jujur dan transparan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet terbaik yang siap mengharumkan nama Jawa Barat.
”Harapannya ya bisa terseleksi dengan sangat-sangat objektif atlet-atlet yang nanti akan dijaring menuju ke BK PON tadi,” pungkasnya. (zak)











