Berita Bekasi Nomor Satu

Pemkot Bekasi Tetapkan Status Siaga Darurat Kemarau hingga 30 September 2026, BPBD Siapkan Pasokan Air Bersih

SURUT : Sejumlah anak bermain di aliran Kali Bekasi yang debit airnya menyusut di kawasan Bekasi, Rabu (22/7/2026). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi masih memberlakukan status siaga darurat kekeringan dan kebakaran lahan di seluruh wilayah Kota Bekasi hingga 30 September 2026. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi dampak musim kemarau yang berlangsung saat ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Wiratma Puspita, mengatakan hingga kini belum ada laporan masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih akibat kekeringan. Meski demikian, BPBD tetap mewaspadai kondisi tersebut dengan menyiagakan armada mobil tangki air bersih yang dapat digunakan untuk membantu masyarakat.

“Kita menetapkan seluruh Kota Bekasi siaga darurat. Tapi sampai saat ini belum ada laporan kekeringan pada sumur warga. Namun jika ada keluhan, kami siap membantu distribusi air bersih (dropping) menggunakan mobil tangki,” ujar Wiratma saat dikonfirmasi Radar Bekasi di Plaza Pemkot Bekasi, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, penanganan BPBD saat ini juga difokuskan pada gangguan pasokan air PDAM, khususnya layanan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Teluk Pucung yang melayani wilayah Bekasi Utara. Kondisi tersebut dipengaruhi menyusutnya debit air baku Kali Bekasi serta meningkatnya pencemaran limbah selama musim kemarau.

“Karena IPA Teluk Pucung bergantung pada air baku Kali Bekasi yang debitnya turun dan tercemar limbah saat kemarau, maka layanannya terdampak. Kami membantu dropping air bekerja sama dengan pihak Wika Tirta Jaya Jatiluhur untuk disalurkan ke pelanggan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang apabila mengalami dampak kekeringan bisa langsung menghubungi layanan Call Center 112 untuk segera ditindaklanjuti. Guna mengantisipasi dampak yang meluas selama masa siaga darurat ini, BPBD Kota Bekasi juga telah menyiagakan personel dan armada yang beroperasi secara nonstop setiap hari.

“Setiap hari kami siagakan 10 personel yang piket 24 jam dan dua armada mobil tangki. Bagi masyarakat yang mengalami kekeringan atau kendala air bersih, bisa langsung menghubungi Call Center 112 agar bisa langsung kami tindak lanjuti ke lokasi,” pungkas Wiratma. (zak)