Berita Bekasi Nomor Satu

Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi Lanjutkan Pembangunan Jalan dan Median

KEGIATAN: Tim Bidang Pembangunan Jalan Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi melaksanakan kegiatan mutual check zero untuk lanjutan pembangunan median Jalan Cibitung-Tegal Gede, Cikarang Barat. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi kembali melanjutkan pembangunan Jalan Inspeksi Kalimalang serta median ruas Cibitung–Tegal Gede–Tegal Danas hingga perbatasan Karawang.

Dua proyek infrastruktur itu menjadi bagian dari pekerjaan yang dikebut pada tiga bulan terakhir pelaksanaan APBD 2026.

Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, mengatakan timnya telah meninjau sejumlah titik untuk memastikan kelanjutan proyek tersebut.

ILUSTRASI: Pengendara melintasi Jalan Inspeksi Kalimalang di Cikarang Pusat, Selasa (29/9). ARIESANT/RADAR BEKASI

“Beberapa minggu lalu kami bersama tim telah turun ke lapangan untuk meninjau langsung rencana lanjutan pembangunan,” kata Henri, Selasa (29/9).

Menurut Henri, ruas Inspeksi Kalimalang diprioritaskan karena menjadi jalur alternatif yang menghubungkan wilayah barat dan timur Kabupaten Bekasi. Jalur tersebut juga mendukung kegiatan pemeliharaan aliran Kalimalang serta membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di Pantura.

Sementara itu, median di koridor Cibitung hingga perbatasan Karawang ditujukan untuk menata pergerakan kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

ILUSTRASI: Pengendara melintasi Jalan Inspeksi Kalimalang di Cikarang Pusat, Selasa (29/9). ARIESANT/RADAR BEKASI

“Pembangunan median ini penting untuk mengurangi angka kecelakaan akibat putar balik sembarangan, sekaligus menata wajah jalan utama Kabupaten Bekasi agar lebih rapi dan terang, terutama pada malam hari dengan penerangan jalan umum,” ujarnya.

Henri mengatakan, sisa waktu APBD 2026 akan dimanfaatkan untuk mengejar target penyelesaian. Kontraktor diminta menambah tenaga dan jam kerja di lapangan, dengan tetap mengikuti spesifikasi teknis.

“Kami kejar target akhir tahun. Semua pekerjaan yang masuk dalam APBD murni 2026 harus tuntas. Kami juga lakukan pengawasan ketat agar tidak ada keterlambatan,” tegasnya. (and/*)