Berita Bekasi Nomor Satu

Al Muslim Bekasi Perkuat Transformasi Pendidikan Digital, 100 Persen Pendidik Tersertifikasi Gemini dan Google

Oleh: Sukaesih, S.Pd. (Guru di Yayasan Al Muslim)

Guru Al Muslim saat mengikuti program sertifikasi Gemini Certified Educator dan Google Certified Educator Level 1. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Al Muslim Bekasi terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kompetensi pendidik untuk menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui program sertifikasi Gemini Certified Educator dan Google Certified Educator Level 1, Al Muslim berhasil meningkatkan capaian pendidik tersertifikasi dari 0 persen menjadi 100 persen. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem sekolah digital yang terintegrasi melalui program Samsung Digital Lighthouse School (SDLS).

Peningkatan kompetensi pendidik diawali dengan program Gemini Certified Educator yang dilaksanakan pada Sabtu, 2 Mei 2026. Program ini membekali pendidik dengan pemahaman mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) untuk mendukung proses pembelajaran. Dengan keterampilan tersebut, guru diharapkan mampu mengembangkan ide kreatif, merancang materi ajar, menyusun aktivitas pembelajaran yang menarik, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal bagi murid. Pemanfaatan AI tetap diarahkan secara bijak, bertanggung jawab, dan sesuai dengan tujuan pendidikan.

Penguatan kompetensi berlanjut melalui sertifikasi Google Certified Educator Level 1. Program ini diikuti oleh 171 pendidik dari jenjang PGTK, SD, SMP, SMA, dan SMK Al Muslim, dengan capaian sertifikasi dari 0 persen menjadi 100 persen. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua sesi, yaitu Jumat–Sabtu, 24–25 Juli 2026, serta Jumat–Sabtu, 31 Juli–1 Agustus 2026. Pelatihan berlangsung pada Jumat pukul 13.30–17.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00–11.00 WIB.

Sertifikasi ini menjadi fondasi untuk memperkuat pedagogik digital, yaitu kemampuan pendidik dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran dengan mengintegrasikan teknologi secara tepat. Guru tidak hanya dituntut mampu mengoperasikan perangkat digital, tetapi juga menggunakannya untuk meningkatkan keterlibatan murid, mendorong kolaborasi, mengembangkan kreativitas, dan menghasilkan karya yang bermakna.

Komitmen tersebut selaras dengan peran Al Muslim sebagai sekolah pelopor digital melalui program Samsung Digital Lighthouse School. Implementasi pembelajaran didukung penggunaan tablet dengan skema 1:1, yaitu satu perangkat untuk setiap guru dan setiap murid. Pemanfaatan tablet membuka ruang bagi guru untuk menghasilkan karya digital berupa media pembelajaran interaktif, bahan ajar kreatif, dan asesmen digital. Sementara itu, murid didorong menghasilkan karya digital melalui eksplorasi, kolaborasi, pemecahan masalah, dan proyek pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik setiap jenjang.

Integrasi kompetensi pendidik, pemanfaatan AI, layanan Google, dan teknologi tablet menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem sekolah digital yang berkelanjutan. Ekosistem ini tidak hanya bertumpu pada ketersediaan perangkat, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, budaya inovasi, kolaborasi antarguru, keterlibatan aktif murid, serta pengimbasan praktik baik.

Bagi Al Muslim, transformasi digital bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, melainkan menghadirkan perubahan nyata dalam kualitas pembelajaran. Dengan pendidik yang terus bertumbuh dan ekosistem digital yang semakin kuat, Al Muslim berkomitmen mewujudkan pendidikan yang adaptif, kreatif, dan berpusat pada murid untuk menyiapkan generasi masa depan yang kompeten dan berdaya saing. (*)