Berita Bekasi Nomor Satu

TNI AD Waspadai Ancaman Perang Kognitif

BERI KETERANGAN : Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) Letjen TNI Muhammad Hasan memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri kegiatan seminar silaturahmi kebangsaan TNI AD dan civitas akademika di Ballroom Hotel Horison, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (29/10).

RADARBEKASI.ID, BEKASI – TNI Angkatan Darat (AD) mewaspadai perang informasi atau perang kognitif di ruang digital yang dapat memengaruhi pola pikir, persepsi, hingga keputusan masyarakat. Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) membuat kemampuan memilah informasi semakin penting.

Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) Letjen TNI Muhammad Hasan mengatakan, ruang digital menjadi wilayah strategis yang dapat dimanfaatkan berbagai pihak untuk memengaruhi masyarakat.

“Kami menyadari bahwa sekarang dunia informasi atau dunia digital itu sebuah ruang kedaulatan yang harus kami masuki, harus kami berada di sana,” kata Hasan dalam seminar silaturahmi kebangsaan TNI AD dan civitas akademika di Hotel Horison, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (29/10).

Menurut Hasan, informasi menyesatkan dapat memengaruhi persepsi hingga mendorong seseorang mengambil keputusan dan tindakan yang keliru. Ia mengingatkan masyarakat agar mewaspadai hoaks, memahami algoritma media digital, dan memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

Untuk memperkuat literasi informasi, Pusterad melibatkan 250 mahasiswa dan 30 dosen dari berbagai daerah di Indonesia. Seminar menghadirkan Fritz Edward Siregar dan Brigjen TNI Judi Paragina Firdaus sebagai narasumber, dengan Brigita Purnawati Manohara sebagai moderator. (rez)