RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kantor Kecamatan Medansatria menjadi satu-satunya titik penilaian Adipura 2026 di wilayah tersebut. Meski hanya satu lokasi yang dinilai, pembenahan kebersihan tetap dilakukan di jalan dan lingkungan permukiman.
Jumlah titik penilaian itu berbeda dengan sejumlah kecamatan lain di Kota Bekasi yang memiliki lebih banyak lokasi, bahkan mencapai sembilan titik.
Camat Medansatria, Budi Rahman, membenarkan bahwa penilaian Adipura 2026 di wilayahnya terpusat di kantor kecamatan.
“Ya kita hanya satu titik. Yang terfokus di Kantor Kecamatan saja,” kata Budi, Kamis (29/10).
Meski demikian, penataan tidak hanya dilakukan di lokasi penilaian. Jajarannya juga membenahi lingkungan dan jalan, mulai dari penanganan sampah, pemangkasan rumput liar, hingga penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di tempat terlarang.
“Bukan satu titik saja yang kita fokus untuk ditata. Lingkungan dan jalan pun kita lakukan,” ujarnya.
Penataan tersebut mencakup penanganan sampah, rumput liar, hingga PKL yang berjualan di lokasi terlarang.
Selain itu, kelurahan-kelurahan di Medansatria rutin menggelar kerja bakti dua kali dalam sepekan serta menertibkan spanduk liar untuk menjaga kerapian lingkungan.
Budi menegaskan, upaya menjaga kebersihan bukan semata-mata untuk memenuhi penilaian Adipura. Lingkungan yang bersih dan tertata harus dijaga secara berkelanjutan demi kenyamanan warga.
“Pokonya bukan hanya ada penilaian Adipura saja kita bersih-bersih,” tandasnya. Ia berharap, upaya tersebut dapat mendukung hasil penilaian Adipura yang memuaskan. (pay)











