RADARBEKASI.ID, CIKARANG PUSAT – DPD Partai Ummat Kabupaten Bekasi, menggandeng aktivis kampus untuk mengisi kuota keterwakilan 30 persen keterwakilan perempuan di partainya. Alasannya, agar kader partai yang dimiliki berkualitas dan mumpuni.
“Jadi nanti kader-kader kita yang jadi dewan mewakili masyarakat, bukan hanya dandan, ngaca, nyisir, pake bedak, tapi dia menguasai dan inilah yang sedang kita persiapkan,” ujar Ketua DPD Partai Ummat Kabupaten Bekasi, Daris kepada Radar Bekasi, Senin (6/9).
Saat ini kuota kepengurusan perempuan di partainya sudah terisi 30 persen. Tinggal nanti dirinya melakukan penjaringan untuk tokoh-tokoh perempuan yang akan maju sebagai calon anggota DPRD. Untuk menambah wawasan, partainya punya kegiatan khusus.
Disamping itu dirinya juga akan memilih aktivis-aktivis yang sudah punya pemikiran dan wawasan politik. Sehingga dirinya hanya tinggal menyesuaikan dengan undang-undang agar tidak menyalahi aturan, dan sebagainya.
“Sekarang yang ada di Partai Ummat perempuan aktivis-aktivis di Kabupaten Bekasi. Dia sudah punya standard bagaimana mengabdi ke masyarakat,” ucapnya.
Selain itu, dirinya juga sedang melakukan penggodokan terhadap kader-kader pria atau laki-laki yang akan menjadi calon anggota DPRD. Yakni, harus punya pengetahuan dan wawasan, bukan hanya mau kerja seperti di perusahaan.
“Ini kita akan godok. Hal-hal seperti ini yang sedang sungguh-sungguh, terus menerus setiap hari berkomunikasi dengan tokoh-tokoh masyarakat di setiap kecamatan dan desa,” ungkapnya.
Dia juga mengajak kader parpol lain untuk bergabung ke Partai Ummat “Saya undang lagi teman-teman lama, seperjuangan, yang merasa hatinya tidak enak, karena disepelekan. Nanti akan berjuang lagi membesarkan Partai Ummat,” ucapnya. (pra)











