Berita Bekasi Nomor Satu

PTM 75 Persen Tunggu Instruksi Plt Walkot

BELAJAR: Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka 25 persen di SDN Jatiasih X Kota Bekasi. DEWI WARDAH/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi bakal memberlakukan kebijakan pembelajaran tatap muka kapasitas siswa 75 persen. Hal itu menyusul ditetapkannya wilayah aglomerasi kembali masuk ke PPKM Level 2.

Kepala Disdik Kota Bekasi Inyatullah menyatakan, hasil evaluasi PTM 25 persen menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Terkait kepastian waktu pelaksanaan PTM 75 persen, pihaknya masih menunggu instruksi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi.

“Dari hasil evaluasi PTM kemarin sih bagus. Tapi tetap kita menunggu instruksi lanjutan dari Plt Wali Kota,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Kamis (10/3).

Menurutnya, PTM kapasitas 70 persen sampai 75 persen dapat dilakukan oleh daerah di wilayah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

“Kalo di level 2 kan kita bisa melaksanakan 70 sampai 75 persen,” tuturnya.

Dengan wilayah PPKM Level 2, jelas dia, juga bisa diberlakukan PTM 100 persen. Khususnya bagi satuan pendidikan yang memiliki siswa dengan jumlah tidak terlalu banyak.

“Nanti kalau sudah ada instruksi memasuki level 2, kegiatan PTM dapat berlangsung 70-75 persen. Nanti kalo misalnya murid-muridnya di bawah 100-200 ya bisa 100 persen lah,” katanya.

Inay memastikan, pihaknya akan membuat surat edaran mengenai PTM terbaru untuk sekolah jika sudah mendapatkan instruksi dari Plt Wali Kota Bekasi.

“Iya pasti dibuatkan SE, jika memang ada keputusan lebih lanjut dari Plt Wali Kota,” tukasnya.

Sementara, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Bekasi Rudi Winarso menyampaikan, Disdik sudah menyampaikan rencananya pelaksanaan PTM 50 persen yang akan diterapkan mulai minggu depan.

“Rencananya Senin bisa melaksanakan PTM 50 persen, sambil menunggu SE dari Plt atau Disdik,” katanya.

Dikatakannya, sampai dengan saat ini sekolah masih memberlakukan PTM 25 persen. “Sampai dengan saat ini sambil melaksanakan PTS juga, kegiatan masih dilakukan 25 persen,” katanya.

Hal senada dikatakan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Bekasi Selatan Ade Saepuloh. Ia mengungkapkan, rencana PTM 50 persen sudah mulai dibicarakan Disdik.

“Dari evaluasi minggu ini sih memang sudah ada pembicaraan mengenai pelaksanaan PTM 50 persen, tapi memang kami masih menunggu instruksinya,” katanya.

Ade berharap kegiatan PTM 50 persen atau 70 persen dapat dilakukan dengan cepat. Sehingga guru tidak merasa terseok-seok dalam memberikan materi pembelajaran.

“25 persen itu susah banget bagi nya, kasian guru nya. Jadi kalo kaya gitu sekolah harus pintar-pintar membagi waktu dan siswanya. Saya sih berharap semoga lebih cepat kegiatan PTM bisa dilakukan 50 persen atau 70 persen lah,” pungkasnya. (dew)