BEKACITIZENOpini

Rajab Bulan Istimewa

Oleh : M. Shalahuddin, S.S.I, M.Pd

Radarbekasi.id – Hari ini bertepatan tanggal 1 (satu) Rajab 1441 H., Rajab bulan ke-7 tahun Hijriah. Cendekiawan Muslim, Sheikh Ahmad Ash-Sharabasi, guru besar di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir menyatakan ; Bulan Rajab adalah bulan Arab dan Islam dalam kalender Hijriah.

Kata rajab berasal dari kata tarjib, yang dalam bahasa Arab, menunjukkan kemuliaan. Alasan di balik nama ini bagi orang Arab adalah saat yang mulia.
Rajab memiliki keistimewaan, salah satunya adalah bulan yang suci. Rajab disebut juga Rajab Al-Haram yang dalam bahasa Arab artinya Rajab Suci. Disebut demikian karena rajab adalah salah satu dari empat Bulan Suci, di mana pada bulan tersebut dilarang menganiaya diri sendiri. Ini sudah menjadi kebiasaan dan praktik tradisional yang dilakukan orang Arab selama berabad-abad.

Ayat dalam Al Qur’an yang merujuk tentang bulan-bulan suci terdapat di Surat At-Taubah. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram (Muharram, Rajab, Dzulqaidah dan Dzulhijjah). Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa”. (QS : At-Taubah 9:36).

Ada Salah satu riwayat (secara mursal) Abul Fath dari Al Hasan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Rajab itu bulannya Allah, Sya’ban itu bulanku dan Ramadhan itu bulannya umatku.”

Ada 3 keutamaan istimewa dibulan Rajab. Pertama, bulan Rajab termasuk 4 bulan yang diharamkan, yaitu Muharram, Rajab, Dzulqaidah dan Dzulhijjah. Haram dalam hal ini dimaknai dengan bulan yang disucikan dimana orang dilarang berperang kecuali kalau diserang.

Pada bulan-bulan tersebut dilarang juga membunuh binatang darat buruan untuk menjamin kelangsungan hidup. Ibnu Abbas mengatakan, “Sesungguhnya melakukan perbuatan dzalim di bulan-bulan haram, maka dosa dan sangsinya jauh lebih besar dibanding melakukan perbuatan dzalim di bulan-bulan lainnya.”.

Kedua, bulan Rajab adalah bulan di mana Ramadhan akan segera tiba. Ini tentunya membuat kaum muslimin lebih mempersiapkan mental dan fisik untuk menghadapi bulan Ramadhan.

Ketika memasuki bulan Rajab, ada doa khusus yang biasa diucapkan oleh umat Islam. Yaitu, Allaahumma baariklanaa fii Rajaba wa Sya’baana Wa Ballighnaa Ramadhana. Yang artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban ini, dan sampaikanlah umur kami bertemu Ramadhan.

Ketiga adalah peristiwa Isra Mi’raj. Pada tanggal 27 di bulan rajab umat Islam di seluruh dunia merayakan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, yaitu pada saat Rasulullah melakukan perjalanan dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjidil Aqsha (Palestina) dengan Buraq, dan dari Masjidil Aqsha ke Sidratul Muntaha menghadap Allah SWT.
Dan yang lebih penting, kaum muslimin disunahkan untuk banyak berpuasa pada bulan ini. Bahkan ada beberapa pendapat tentang pentingnya puasa Rajab.

Di antaranya, Riawayat dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Aku tidak memerintahkan berpuasa di bulan sesudah bulan Ramadhan kecuali di bulan Rajab dan Sya’ban.” Dalam riwayat lain “ Siapa saja yang berpuasa satu hari di bulan Rajab seakan-akan dia telah berpuasa selama satu bulan.”

Yuk….. Perbanyak berpuasa di bulan Rajab yang istimewa ini. (*)

Kepala SDIT Nurul Fajri Cikarang Barat

Close